Seorang Angkatan Laut Sengaja Bakar Kapal Serbu Senilai 250 Juta Dolar, Tewaskan dan Lukai Puluhan Warga Sipil

Amerita
Kamis, 05 Agustus 2021 | 11:03 WIB
Bonhomme Richard terbakar selama empat hari berturut turut R24/ame Bonhomme Richard terbakar selama empat hari berturut turut

RIAU24.COM - Ryan Mays (20) adalah seorang Angkatan Laut AS yang dituduh memicu kebakaran yang menghancurkan kapal serbu amfibi USS Bonhomme Richard.

Ryan diadili militer dengan dakwaan pembakaran dan bahaya yang disengaja sehubungan dengan kobaran api yang tak henti-hentinya mengeluarkan asap hitam selama empat hari penuh pada Juli tahun lalu dan melukai lebih dari 60 pelaut dan warga sipil.

Baca juga: Tragis, Remaja 16 Tahun Tewas di Dekat Halte Bus di Yerusalem


Di bawah kode keadilan militer, sidang pendahuluan akan diadakan dengan meninjau bukti terhadap pelaut. Setelah itu, petugas akan merekomendasikan apakah bukti tersebut memerlukan pengadilan militer atau apakah dakwaan harus dibatalkan.

Pernyataan dari Angkatan Laut tidak merinci sifat bukti terhadap pelaut, juga tidak menyebutkan kemungkinan motif.

Kapal Bonhomme Richard setinggi 840 diperkirakan menelan biaya $250 juta ketika kebakaran terjadi pada 12 Juli 2020 di Pangkalan Angkatan Laut San Diego.

Api mulai berkobar di area penyimpanan bawah kapal dan tempat persediaan perawatan lainnya.

Baca juga: Pencopet di Sekitar Menara Eiffel Jadi Tantangan Berat Bagi Pihak Kepolisian Paris Sebelum Olimpiade 2024


Api menyebar ke poros elevator dan cerobong asap, akhirnya menghancurkan tiang depan kapal dan merusak substrukturnya. Lebih dari 60 pelaut dan warga sipil dirawat karena luka ringan, kelelahan panas dan menghirup asap.

Pelaut lainnya di Bonhomme Richard melaporkan bahwa mereka melihat seorang pelaut yang mereka yakini sebagai Ryan Mays turun ke area penyimpanan kendaraan bagian bawah kapal, tempat api berasal, sesaat sebelum kobaran api meletus 12 Juli.


Informasi Anda Genggam


Loading...