Roy Suryo Bandingkan Korban Bom Atom Perang Dunia II Jepang dengan Covid-19, Begini Katanya

Azhar
Senin, 09 Agustus 2021 | 07:40 WIB
Bom atom membentuk awan jamur di Hiroshima (kiri) and Nagasaki (kanan). Sumber: bbc.com/GETTY IMAGES R24/azhar Bom atom membentuk awan jamur di Hiroshima (kiri) and Nagasaki (kanan). Sumber: bbc.com/GETTY IMAGES

RIAU24.COM -  Amerika Serikat menjatuhkan bom atom pada 6 dan 9 Agustus 1945 di Kota Hiroshima dan Nagasaki, Jepang sekaligus menandai berakhirnya Perang Dunia II.

Pakar telematika Roy Suryo mengenang kejadian itu.

Kenangannya dibagikannya melalui akun Twitter miliknya @KRMTRoySuryo2, Senin, 9 Agustus 2021.

Baca juga: Bupati Alfedri Bangga Anak Siak Lulus Dari BTP Bisa Kerja di Luar Negeri

Tak hanya itu, Roy Suryo juga terlihat membandingkan peristiwa tersebut dengan pandemi saat ini.

Menurutnya, jika kebijakan yang diambil pemerintah salah, dampaknya akan sama yang terjadi saat bom atom dijatuhkan di Jepang kala itu.

"Seperti dampak-dampak bom atom di jaman Perang Dunia II silam. Pandemi saat ini bila kebijakan dan penanganannya amburadul, karut-marut istilah dan tidak fokus bisa berdampak sama," tulisnya.

"Total korban Hiroshima-Nagasaki (1945) 140rb jiwa, Akankah korban Covid-19 mencapai angka yang sama? Semoga tidak," tulisnya.

Baca juga: Viral Video Ariel Tatum dan Nicholas Saputra di Atas Ranjang, Warganet Ingin Ikut Nimbrung

Untuk diketahui, tragedi bom di Hiroshima dan Nagasaki langsung mengakhiri perang di Asia.

Jepang langsung menyerah tanpa syarat kepada sekutu pada 14 Agustus 1945.


Roy Suryo
Informasi Anda Genggam


Loading...