Militan Taliban Naik Mobil Bumper Dengan Senjata, Bersenang-senang di Taman Hiburan Kabul Usai Menguasai Afghanistan

Devi
Selasa, 17 Agustus 2021 | 19:08 WIB
Foto : India.com R24/dev Foto : India.com

RIAU24.COM -  Kabul: Sehari setelah mengambil alih Afghanistan, sebuah video muncul di internet yang menunjukkan bagaimana gerilyawan Taliban menikmati wahana bermain dan bersenang-senang di sebuah taman hiburan di Kabul. 

Dalam video tersebut, para pejuang Taliban terlihat tertawa dan mengendarai mobil bemper listrik sambil memegang senapan serbu dan senjata.

Dalam video lain, mereka juga terlihat menunggang kuda bermain komidi putar di tengah kekacauan total di Kabul.

Baca juga: Miris, YouTuber Lydia Squid Gaming Dianggap Plagiat Nama Drama Squid Game



Video ini sangat kontras dengan klip menyayat hati yang menunjukkan ribuan warga Afghanistan yang putus asa untuk meninggalkan negara yang dilanda perang sejak Taliban menguasai istana presiden di Kabul. 

Sedikitnya 10 orang tewas dan beberapa lainnya luka-luka di tengah kekacauan total dan tembakan di terminal penumpang bandara internasional Kabul di mana ribuan warga Afghanistan berkumpul dengan harapan mendapatkan penerbangan evakuasi.

Video di platform media sosial menunjukkan warga Afghanistan berdesak-desakan menaiki tangga untuk masuk ke dalam pesawat meninggalkan negara yang dilanda perang itu. 

Baca juga: Masyarakat Ajukan BTS Bebas Wamil, Pejabat Militer: Perlu Tinjauan Cermat

Dua orang putus asa nekat mengikat diri mereka ke roda pesawat militer yang lepas landas dari landasan pacu tetapi jatuh hingga tewas.

Afghanistan sekarang menatap masa depan yang tidak pasti terutama setelah Presiden Ashraf Ghani meninggalkan negara itu dengan empat mobil dan satu helikopter penuh uang, menurut kantor berita Reuters.

Pengambilalihan kelompok bersenjata atas Kabul terjadi hampir 20 tahun setelah melepaskan kekuasaan dalam serangan yang dipimpin Amerika.

Banyak orang Afghanistan khawatir Taliban akan kembali ke praktik keras di masa lalu dalam penerapan hukum agama syariah. Selama pemerintahan mereka, perempuan tidak bisa bekerja dan hukuman seperti rajam, cambuk dan gantung diberikan.


Informasi Anda Genggam


Loading...