Menu

Ditaja Disdagperin Bengkalis, Ada 34 Utusan Kecamatan Ikuti Pelatihan Menjahit

Dahari 19 Aug 2021, 14:56
Ilustrasi
Ilustrasi

RIAU24.COM -BENGKALIS- Sekitar 34 utusan dari 13 kecamatan usia produktif pemula di Kabupaten Bengkalis mengikuti pelatihan menjahit tingkat dasar yang ditaja Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Bengkalis.

Kegiatan resmi dibuka Rabu 18 Agustus 2021 kemarin, puluhan peserta tersebut akan mengikuti pelatihan mulai dari cara mengukur badan maupun dalam membuat pola pada bahan hingga proses penjahitan selama sekitar 10 hari. Setelah tahapan ini peserta juga akan diberikan kesempatan untuk mengikuti pelatihan menjahit tingkat lanjutan, kemahiran.

"Peserta merupakan utusan dari kecamatan masing-masing rata-rata tiga orang dikirim oleh UPT. Melalui pelatihan menjahit tersebut para peserta ditargetkan setidaknya memiliki keahlian atau kemampuan dalam menjahit dan menjadi salah satu peluang untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi," ungkap Kepala Disdagperin Bengkalis, H. Indra Gunawan didampingi Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), Nurrahmi saat meninjau kegiatan, Kamis 19 Agustus 2021.

Sedangkan instruktur pelatihan didatangkan dari Kota Pekanbaru, Rita Husni. Menurutnya pelatihan menjahit seyogyanya diberikan kepada usia-usia yang produktif sehingga akan lebih maksimal.

"Kegiatan dasar ini mulai mengukur badan, membuat polanya di kain dan kemudian menjahit,"ucap Rita.

Bagi peserta yang dinilai paling berhasil mengikuti pelatihan ini akan diberikan penghargaan dari instruktur berupa mengikuti uji kompetensi tata busana yang diakui.

Diva (19), salah seorang peserta utusan dari Kecamatan Mandau mengaku cukup menyenangkan. Selama dua hari mengikuti pelatihan khusus menjahit memperoleh pengalaman baru terhadap salah satu kegiatan yang diminatinya ini dan berkesempatan untuk mengikuti pelatihan. 

"Asyik juga dan menambah pengalaman baru. Adanya pelatihan ini, memperoleh informasi dari tetangga. Alhamdulillah sudah bisa membuat pola, mengukur badan," ungkap perempuan yang masih duduk di bangku kuliah semester lima ini.