Mayoritas Muslim yang Terjebak di Bandara Kabul Dikasih Makan Daging Babi Saus oleh Tentara Amerika Serikat

Amerita
Minggu, 22 Agustus 2021 | 08:26 WIB
google R24/ame google

RIAU24.COM - Seorang wanita Afghanistan, yang terjebak di bandara Kabul bersama putri dan suaminya, membagikan gambar paket makanan yang dibagikan tentara Amerika Serikat melalui Instagramnya.

Tentara AS yang ditempatkan di Bandara Internasional Kabul Hamid Karzai, membagikan paket makanan yang mengandung daging babi kepada warga Afghanistan yang menunggu kesempatan kehadiran pesawat lain untuk melarikan diri dari negara yang dilanda perang itu.

Baca juga: Kontestan American Got Talent Terjepit di Antara 2 Mobil dalam Aksi Pertunjukan Berbahaya

 
Makanan itu dibungkus dengan paper bag bertuliskan: Daging babi saus, dengan rasa maple.

Mayoritas warga Afghanistan adalah muslim, sedangkan muslim dilarang makan daging babi. Bagi mereka, daging babi adalah haram.

Masalahnya, menurut wanita itu, 95% warga Afghanistan, khususnya yang sedang menunggu di bandara Kabul, tak bisa membaca dan tak memahami bahasa Inggris.

Baca juga: Racun Ditemukan di Tanah, Warga di Swiss Dilarang Makan Buah atau Sayuran yang Ditanam, bahkan Ayam yang Dibesarkan di Daerah Terdampak

 
"Memberi makan kami daging babi, yang secara agama tidak diperbolehkan, dan 95% orang di sini tidak tahu cara membaca atau berbicara bahasa Inggris," tulisnya dalam unggahan itu.
"Mereka tidak menyerahkannya kepada kami, mereka melemparkan paket-paket ini kepada kami dari kejauhan," tambahnya.

Selain diberi makan daging babi, wanita yang tak disebutkan namanya itu juga menceritakan berbagai cobaan pilu yang harus dialami warga Afghanistan yang menunggu di bandara Kabul.

Menurutnya, warga harus tidur di atas batu dan sampah diiringi cuaca dingin selama empat hari lamanya sementara dikatakannya tentara Amerika terus membidik mereka.

"Kami tidak punya senjata. Hanya mencoba untuk keluar," tulisnya lagi.


Informasi Anda Genggam


Loading...