Tentara Turki Bersihkan Pantat Bayi Afghanistan yang Terpisah dari Ibunya, Tentara Amerika Serikat Bagi-bagi Daging Babi

Amerita
Minggu, 22 Agustus 2021 | 10:08 WIB
Sumber foto: AA R24/ame Sumber foto: AA

RIAU24.COM - Pasukan keamanan Turki yang ditugaskan di Bandara Internasional Kabul Hamid Karzai memberikan contoh yang baik kepada tentara-tentara dari seluruh dunia yang juga ditugaskan di tempat yang sama.

Dalam salah satu tindakan yang patut dicontoh, tampak tentara Turki merawat bayi berusia dua bulan yang terpisah dari ibunya dalam kekacauan di Bandara Kabul.

Baca juga: Kontestan American Got Talent Terjepit di Antara 2 Mobil dalam Aksi Pertunjukan Berbahaya

 
Farista Rahmani harus berpisah dari bayinya yang berusia 2 bulan, Hadiya Rahmani, dan suaminya Ali Musa Rahmani.

Karena barang-barang bayi tetap berada di tangan ibunya, militer Turki mengulurkan tangan untuk membantu sang ayah, yang menunggu dengan putus asa di gerbang utara di dalam garis militer.

Tentara Turki, yang membawa ayah dan bayinya ke zona aman, membersihkan pantat bayi dan memberinya makan. Setelah selesai, bayi itu kemudian diserahkan kepada ayahnya.

Baca juga: Racun Ditemukan di Tanah, Warga di Swiss Dilarang Makan Buah atau Sayuran yang Ditanam, bahkan Ayam yang Dibesarkan di Daerah Terdampak

 
Di sisi lain, tentara Amerika Serikat juga tampak membagi-bagikan makanan. Sayangnya, makanan yang dilemparkannya kepada kerumunan penduduk Turki, mengandung daging babi.

Mayoritas penduduk Afghanistan, khususnya yang terjebak di Bandara Kabul adalah Muslim. Islam melarang keras umatnya mengonsumsi daging babi. Bagi mereka, memakan daging babi adalah haram.

Seorang wanita Afghanistan, yang terjebak di bandara Kabul bersama putri dan suaminya, membagikan gambar paket makanan yang dibagikan tentara Amerika Serikat melalui Instagramnya.

"Memberi makan kami daging babi, yang secara agama tidak diperbolehkan, dan 95% orang di sini tidak tahu cara membaca atau berbicara bahasa Inggris," tulisnya dalam unggahan itu.


Informasi Anda Genggam


Loading...