Jokowi Sebut Pandemi Belum Berakhir dan Masih Menjadi Ancaman, Netizen: Memutus Pekerjaan Rakyat juga pak

Rizka
Senin, 23 Agustus 2021 | 15:23 WIB
Joko Widodo [Instagram/@jokowi] R24/riz Joko Widodo [Instagram/@jokowi]

RIAU24.COM -  Meski tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit menurun, tetapi Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar masyarakat tetap waspada dengan adanya Covid-19.

Jokowi menegaskan bahwa wabah virus yang bermula di Wuhan, China itu masih menjadi ancaman yang nyata. Hal ini disampaikannya melalui unggahan Instagram pribadinya, Senin (23/8).

Oleh sebab itu, kata dia, peran seluruh pihak dibutukan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Mantan Wali Kota Solo tersebut juga terus mengingatkan masyarakat agar tetap memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan. Dengan mematuhi protokol kesehatan kata Jowkoi akan melundungi dan mengurangi beban tenaga kesehatan.

Baca juga: Tak Terima Anaknya Disuruh Cuci Kaki Sebelum Masuk Rumah, Pria Ini Aniaya Tetangganya dan Membanting Kucing Didekatnya

Lantas unggahan Jokowi ini mendapat komentar dari netizen. Banyak dari netizen meminta PPKM tidak diperpanjang, mereka mengeluhkan dampak dari PPKM yang telah memutus pendapatan.

"Yaudah bisa kale ppkm di cabut pak.," ungkap @bocahnikmat

"Memutus pekerjaan rakyat juga pak," ungkap @agungaryakkk

"Pak mohon jangan di perpanjang pak PPKM.. pergi kesana kesini cukup pake kartu vaksin juga gak papa pak.. yg penting bisa nyari penghasilan," ungkap @d_nielnoutz

Sebagai informasi, pelaksanaan pemberlakuan pembatasan kebijakan masyarakat (PPKM) dalam beberapa minggu terakhir akhirnya membuahkan hasil yang cukup menggembirakan.

Baca juga: Kisah Mengharukan Dari Seorang Ayah yang Bekerja Antar Jemput Galon Sambil Menggendong Putrinya yang Masih Balita

Per 22 Agustus 2021, Kementerian Kesehatan melaporkan jumlah pasien positif corona adalah 3.979.456 orang. Bertambah 12.408 orang dari hari sebelumnya, tambahan kasus positif harian terendah sejak 20 Juni 2021.

Sejak masa perpanjangan PPKM (17-22 Agustus 2021), rata-rata pasien positif bertambah 17.953 orang per hari. Jauh menurun dibandingkan rerata enam hari sebelumnya yaitu 25.486 orang setiap harinya.

Di sisi lain, angka kesembuhan semakin bertambah. Bahkan kerap kali lebih tinggi dibandingkan penambahan kasus baru.


Informasi Anda Genggam


Loading...