Menu

Pemko Pekanbaru Klaim Telah Salurkan BLT UMKM Hampir Rp100 Miliar

Riki Ariyanto 25 Aug 2021, 23:29
Pemko Pekanbaru Klaim Telah Salurkan BLT UMKM Hampir Rp100 Miliar (foto/int)
Pemko Pekanbaru Klaim Telah Salurkan BLT UMKM Hampir Rp100 Miliar (foto/int)

RIAU24.COM - Pemerintah Kota Pekanbaru melalui pihak Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah mengklaim puluhan ribu pelaku UMKM di Kota Bertuah sudah menerima program Bantuan Presiden Produktif Usaha Mikro (BPUM) atau BLT UMKM. Seperti diketahui bantuan itu berasal dari pemerintah pusat melalui Kementerian Koperasi dan UKM di 2020 dan sudah disalurkan lebih kurang Rp 100 miliar bantuan kepada pelaku UMKM di Kota Pekanbaru.

 Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah, Idrus mengatakan total pelaku UMKM yang menerima bantuan di 2020 sebanyak 41.536. "Untuk pelaku UMKM, ada program pemerintah namanya BPUM atau yang dikenal dengan bantuan presiden. Diakhir 2020, pelaku UMKM yang mendapatkan bantuan presiden sebanyak 41.536. Kalau diuangkan, 41.536 kali Rp 2.400.000, itu hampir Rp 100 miliar," sebut Idrus seperti dikutip dari situs resmi Pemerintah Kota Pekanbaru.

"Itulah bantuan pemerintah kota kepada pelaku UMKM yang diusulkan pemerintah kota ke pemerintah pusat. Sehingga pelaku UMKM kita terbantu lebih kurang Rp 100 miliar," sebut Idrus, Rabu (25 Agustus 2021).

Penyaluran bantuan dilakukan dengan tiga tahap dan langsung ditransfer kemasing-masing rekening pelaku UMKM.

"Untuk tahun 2020 ini sudah pencairan tahap ke tiga. Dan sudah banyak pelaku UMKM kita, baik yang terdaftar di 2020 ataupun yang sudah terdaftar di 2021, itu sudah mendapatkan bantuan, tetapi angkanya hanya Rp 1.200.000 (bantuan di 2021)," jelasnya.

Untuk total bantuan yang sudah disalurkan di 2021 dikatakan Idrus, akan dikirim pihak kementerian diakhir tahun 2021.

"Biasanya diakhir tahun 2021, rekap terakhir akan dikirim oleh kementerian. Karena yang tau itu orang kementerian. Kita dapat atau tidak (bantuan) pelaku UMKM, juga tidak tau, sebab bantuan itu langsung masuk ke rekening mereka," ujar Idrus.