Sempat Berselisih Paham dengan Presiden Ashraf Ghani, Mantan Menteri Afghanistan Kini Jadi Pengantar Pizza di Jerman

Rizka
Kamis, 26 Agustus 2021 | 10:18 WIB
google R24/riz google

RIAU24.COM -  Mantan menteri di Afghanistan Syed Ahmad Shah Saadat dilaporkan banting setir menjadi pengantar pizza ketika tinggal di Jerman.

Dilansir India Today, pada tahun 2018, Syed Ahmad Shah Saadat merupakan Menteri Komunikasi dan IT Afghanistan di era pemerintahan Presiden Ashraf Ghani. Syed Ahmad Shah Saadat memegang dua gelar master dalam komunikasi dan teknik elektronik dari Universitas Oxford.

Dia mengabdi sebagai menteri selama 2 tahun sebelum mengundurkan diri di tahun 2020 lantaran berselisih paham dengan Ghani.

Ahmad Shah awalnya disebut berusaha membantu isu komunikasi di Afghanistan, namun terlibat perselisihan dengan Ghani. Koran setempat Leipziger Volkszeitung melaporkan, dia diketahui tinggal di Leipzig setelah mundur dari jabatannya.

Baca juga: Firaun Ini Paling Terkenal Sepanjang Sejarah, Siapa?

Setahun setelah dia meninggalkan jabatannya, Ahmad Shah kini dilaporkan mengambil pekerjaan sebagai kurir layanan pengiriman di Leipzig dan sedang dalam perjalanan untuk mengantarkan pizza ketika dia tertangkap kamera oleh seorang jurnalis lokal.

Foto Ahmad Shah pun kemudian viral. Dalam foto itu, ia tampak mengenakan pakaian berwarna oranye dengan tas tergantung di punggungnya.

Beberapa gambar yang diposting oleh Al Jazeera Arabia dan media lokal lainnya menunjukkan Ahmad Shah mengantarkan pizza dengan sepedanya di Leipzig, Jerman.

Dahulu, Kariernya tak kalah mentereng, dengan kabar menyebutkan dia sudah bekerja untuk 20 perusahaan di 13 negara.

"Saat ini, saya menjalani hidup yang sederhana dan merasa aman di Jerman. Saya bahagia bersama keluarga saya di Leipzig," kata dia.

Baca juga: Buaya Raksasa Ini Sengaja Dilepas di Perbatasan AS-Meksiko untuk Takut-takuti Para Migran yang Hendak Nyebrang Ilegal

Ahmad Shah menerangkan tujuannya saat ini adalah menghemat uang supaya bisa mengambil studi di "Negeri Bir".

Dia mengungkapkan sudah mengajukan banyak lamaran namun tak ada yang diterima, seraya mengutarakan minatnya bekerja di perusahaan telekomunikasi.

Ahmad Shah diketahui meninggalkan Afghanistan pada 2020, atau setahun sebelum Taliban kembali ke pucuk kekuasaan.


Informasi Anda Genggam


Loading...