Heboh Gegara Donasi Rp2 Triliun Akidi Tio, Ini Profil Irjen Eko Indra yang Dicopot Dari Kapolda Sumsel dan Sahabat Firli Bahuri

Riki Ariyanto
Kamis, 26 Agustus 2021 | 13:37 WIB
Heboh Gegara Donasi Rp2 Triliun Akidi Tio, Ini Profil Irjen Eko Indra yang Dicopot Dari Kapolda Sumsel dan Sahabat Firli Bahuri (foto/int) R24/riki Heboh Gegara Donasi Rp2 Triliun Akidi Tio, Ini Profil Irjen Eko Indra yang Dicopot Dari Kapolda Sumsel dan Sahabat Firli Bahuri (foto/int)

RIAU24.COM - Heboh Posisi Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel) diganti. Irjen Eko Indra Heri yang menjabat Kapolda Sumsel sebelumnya digantikan Irjen Toni Harmanto.

Pergantian itu jadi ramai sebab heboh dugaan prank donasi Rp 2 Triliun hibah dari keluarga Akidi Tio. Kepada Detik.com, Irjen Eko tak mempersoalkan 'pencopotan' dirinya. 

"Alhamdulilah. Tetap semangat dan terus tebarkan kebaikan," sebut Irjen Eko Indra Heri dikutip dari Detik, Kamis (26 Agustus 2021). Kemudian untuk selanjutnya Irjen Pol Eko diamanatkan sebagai Koordinator Staf Ahli Kapolri.

Baca juga: Inilah 5 Preman Indonesia Paling Sadis, Bahkan Ada yang Tidak Bisa Mati : Namun Semua nya Taubat dan Ada yang Menjadi Mualaf

Bagi yang tidak tahu, Irjen Pol Eko Indra bukan orang baru di Sumsel. Bahkan Irjen Eko merupakan senior dari Ketua KPK Firli Bahuri.

Berikut sekilas profil Jenderal bintang dua, Eko Indra Heri. Lahir di Palembang, Sumsel 23 November 1964 dan lulusan Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (AKABRI) Tahun 1988.

Irjen Pol Eko pernah menjabat Kasat Reskrim Polres Aceh Timur, Kapolres Lahat Sumsel l, dan Kasat di Subdit Reskrim Umum Polda Sumsel.

Irjen Pol Eko adalah sahabat bahkan senior Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri. Firli Bahuri pernah menceritakan Irjen Eko merupakan seniornya di Akpol tahun 1984 dan lulus pada 1988, seangkatan dengan Kapolri.

Baca juga: Dianggap Biasa Saja, Ternyata Patung Kayu Ini Berusia 4600 Tahun

Seperti dilansir dari TribunSumsel, Tahun 1983 Firli Bahuri dan Eko Indra pernah gagal daftar AKABRI. Kemudian  ikut lagi tahun 1984 dan Irjen Eko yang lulus, sedangkan Firli gagal. Baru Tahun 1987 Firli Bahuri lolos, sedangkan Prof Eko sudah Sermatutar tingkat IV.

Firli memiliki kesan mendalam dengan Irjen Eko saat masih taruna AKABRI. Setiap Firli ke kamar Irjen Eko, dirinya selalu dihidangkan indomie dan es sirup. Selain itu juga dirinya kerap mendapat nasehat-nasehat.

Itulah sekilah sepak terjang Irjen Pol Eko yang sekarang menjabat Koordinator Staf Ahli Kapolri.


Informasi Anda Genggam


Loading...