Inalillahi, Bayi Perempuan Tewas dalam Pelukan Pria Afghanistan Saat Keduanya Berlindung dari Serangan Bom Bunuh Diri di Bandara Kabul

Amerita
Jumat, 27 Agustus 2021 | 14:07 WIB
ilustrasi R24/ame ilustrasi

RIAU24.COM - Pria Afghanistan menceritakan bagaimana seorang bayi sekarat tewas dalam pelukannya saat keduanya berlindung dari ledakan bom bunuh diri di Kabul, Kamis (28/8).

"Seorang gadis.. dia meninggal di tangan saya.. orang-orang berlarian," kata Carl.

Baca juga: China Bawa Meriam Terbesar Masuk Wilayah Perairan Jepang Di Kepulauan Senkaku


"Dia adalah anak orang lain, dan saya melihatnya di tanah, saya mengangkatnya dan saya membawanya ke rumah sakit tetapi dia meninggal," tambahnya.

Carl mengaku sempat bekerja sebagai penerjemah untuk Marinir AS, dia sangat ketakutan akan dibunuh oleh Taliban.

Baca juga: Gaji PM Malaysia Melebihi Presiden Jokowi? Warganet Kepo dan Soroti Gaji Keduanya


Menurut Carl, anggota Taliban sudah dua kali muncul di depan pintu rumahnya. Carl yakin Taliban akan menargetkannya jika dia mencoba naik ke pesawat evakuasi di Kabul.

Dilaporkan 13 tentara AS tewas, diikuti dengan puluhan warga sipil. Dalam 12 hari terakhir, ribuan warga Afghanistan berkumpul di Bandara Internasional Hamid Karzai berharap untuk dievakuasi.

 


Informasi Anda Genggam


Loading...