Gegara Hasil Tes Dari Pusat Terlalu Lama Didapat, Pemprov Riau Beli Alat Deteksi Varian Delta

Alwira
Sabtu, 28 Agustus 2021 | 17:01 WIB
Gubernur Riau, Syamsuar R24/wira Gubernur Riau, Syamsuar
Bea Cukai

RIAU24.COM -  Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau memesan alat pendeteksi COVID-19 varian delta. Dengan alasan saat ini pasien yang positif varian delta telah mencapai 28 orang.

Baca juga: Dukung Pendidikan, IZI Riau Berikan Bantuan Sarana dan Prasarana ke Sekolah Alam CEFA

"Rencana kita mau beli alat pendeteksi varian delta, dari RS AA (Arifin Ahmad) Pekanbaru. Kita masih menunggu (alat) inden," kata Gubernur Riau Syamsuar Jumat (27/8).

Sebut dia, alat itu dibeli karena selama ini Pemprov Riau terlalu lama menunggu hasil pemeriksaan swab pasien yang terindikasi varian delta. Bahkan hingga kini, ada beberapa sample yang sedang menunggu hasil dari pusat.

"Terlambat hasilnya karena kita belum punya alat yang bisa mendeteksi varian baru, makanya kita beli aja sendiri," ujarnya.

Dia menjelaskan, laporan yang pertama ada 6 orang terdeteksi varian delta dari swab PCR bulan Mei 2021 lalu. Sedangkan laporan yang baru, ada 22 orang dengan hasil swab PCR bulan Juli 2021. 

Sementara itu, Direktur Rumah Sakit Arifin Ahmad dr Nuzelly mengatakan, hingga saat ini pasien yang terinfeksi varian delta di Riau mencapai 28 orang. Sedangkan sample yang dikirim dalam jumlah banyak.

Baca juga: Bupati Kampar Apresiasi Reaksi Cepat PTPN V Bantu Korban Banjir Kasikan

"Kita kirim samplenya banyak, terakhir yang keluar hasilnya 22 orang yang bulan Juli lalu. Masih banyak sample yang kita tunggu. Kalau total yg positif varian delta 28 orang," kata Nuzelly.**


Informasi Anda Genggam


Loading...