Meski dengan Penghuni Terpadat se-Indonesia, Lapas Bagansiapiapi Berinovasi Melalui Sae Labaa

Alwira
Minggu, 29 Agustus 2021 | 15:11 WIB
Kakanwil Kemenkumham Riau kunker di Rokan Hilir R24/wira Kakanwil Kemenkumham Riau kunker di Rokan Hilir

RIAU24.COM -  Walaupun masih menyandang status sebagai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) terpadat se-Indonesia, yang mana kapasitasnya hanya 98 orang, harus dihuni oleh 958 orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), tidak membuat jajaran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bagansiapiapi berhenti berinovasi.

Baca juga: Pidsus Kejari Rohil Terima Penitipan Uang Tersangka Dugaan Korupsi Proyek Pelabuhan Bagansiapiapi

Akhir pekan ini, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Riau, Pujo Harinto Bersama Bupati Rokan Hilir, Afrizal Sintong meresmikan Sarana Asimilasi dan Edukasi Lapas Bagansiapiapi (Sae Labaa).

Kepala Lapas Bagansiapiapi, Wachid Wibowo mengatakan bahwa Sae Labaa ini merupakan sarana bagi WBP untuk mendapatkan pembinaan kemandirian berupa kemampuan atau skill.

"Sehingga diharapkan ketika kembali ke tengah masyarakat bisa berwirausaha. Program unggulan dari Sae Labaa ini adalah produk olahan kopi dan roti yang dikerjakan langsung oleh WBP yang diberi nama rowbin and coffee," kata Wachid.

"Produk olahan roti dan kopi ini bisa dinikmati oleh publik. Artinya, masyarakat luar merupakan target pasar utama dari toko roti dan kopi modern ini. Tentunya ini menjadi bekal bagi WBP ketika kembali ke tengah masyarakat nantinya," sambung Kalapas Bagansiapiapi itu.

Sementara itu, dalam sambutannya, Kakanwil Kemenkumham Riau mengapresiasi kinerja jajaran Lapas Bagansiapiapi  dibawah pimpinan Kalapas Wachid Wibowo yang terus berkomitmen menjalankan tugas dengan berintegritas dan berinovasi demi optimalnya pelaksanaan tugas dan fungsi Pemasyarakatan. 

Kakanwil juga mengucapkan terimakasih atas dukungan Pemerintah Daerah Kabupaten Rokan Hilir beserta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Rokan Hilir yang selalu memberikan dukungan demi lancarnya pelaksanaan tugas Lapas Bagansiapiapiapi sebagai tempat pembinaan bagi narapidana.

"Mustahil rasanya Lapas Bagansiapiapi dapat menjalankan fungsinya tanpa ada dukungan dari stakeholder yang ada di Kabupaten Rokan Hilir ini. Bukti nyata dukungan tersebut adalah hibah tanah yang terletak di Ujung Tanjung untuk dijadikan pembangunan Lapas yang baru," ujar Pujo.

Baca juga: Masyarakat Menggala Sakti Berkecamuk, Oknum Pengurus Kelompok Tani Jual 700 Hektar Lahan Tanpa Sepengetahuan Anggota, 1 Warga Ditahan Polisi

Kakanwil juga berpesan kepada jajaran Lapas Bagansiapiapi untuk memunculkan inovasi selanjutnya demi memberikan pelayan yang terbaik kepada warga Kabupaten Rokan Hilir. 


Informasi Anda Genggam


Loading...