Menu

Kisah Pilu Anak Kembar Siam Asal Garut yang Kehilangan Sang Ibu Disaat Membutuhkan Peran Orang Tua Membantu Aktifitas Sehari-hari

Rizka 30 Aug 2021, 09:33
google
google

RIAU24.COM -  Anak kembar siam asal Wanaraja, Kabupaten Garut yang bernama Al Putri Dewi Ningsih dan Al Putri Anugrah menderita kelainan genetik di mana bagian tubuh daerah pinggul saling bersatu.

Putri dan Dewi membutuhkan alat bantu untuk mobilitas keduanya dalam melakukan aktifitas sehari-hari. Keduanya kini diasuh oleh sang ayah setelah Oktober 2020 lalu sang ibu meninggal dunia.

Kondisi ekonomi keluarganya tergolong tidak mampu dan membutuhkan bantuan untuk keperluan medis Putri dan Dewi.

Dilansir dari IDN Times, Iwan Kurniawan (43), ayah dari Putri dan Dewi, menuturkan, selepas kematian istrinya pada akhir tahun lalu otomotis ia menjadi orang tua tunggal yang sepanjang waktu harus mengawasi kesehatan dan tumbuh kembang anaknya.

“Saya kini tak dapat bekerja karena Putri dan Dewi belum memungkinkan untuk ditinggal sendirian,” ucap Iwan,” dikutip dari IDN Times.

Putri dan Dewi diharuskan untuk rutin melakukan cek kesehatan ke Rumah Sakit Hasan Sadikin, Kota Bandung setiap tiga bulan sekali.

Saat ini, bantuan mulai berdatangan dari berbagai elemen termasuk Pemprov Jabar melalui JQR.

Seperti diketahui, arahan Gubernur Jabar Ridwan Kamil, kasus-kasus warga berkebutuhan khusus memang menjadi jenis aduan yang harus diatensi selain aduan sosial lainnya. Dalam menuntaskan masalah sosial di Jawa Barat.

Dalam kasus Putri dan Dewi ini, JQR turut menyalurkan santunan untuk membantu biaya pengobatan Putri dan Dewi. Santunan yang diberikan kepada Putri dan Dewi berupa uang sebesar Rp8 juta.