Andi Arief Sebut Ada Motif Politik dan Keserakahan Dibalik Kasus Rumah Rocky Gerung yang Diancam Akan Diratakan

Rizka
Jumat, 10 September 2021 | 16:07 WIB
google R24/riz google

RIAU24.COM -  PT. Sentul City mengklaim telah menguasai lahan yang kini digunakan Pengamat Politik Rocky Gerung sebagai tempat tinggal. 

Menanggapi hal itu, Politisi Partai Demokrat, Andi Arief turut membela Rocky Gerung. Serta meminta pemerintah turun tangan menangani kasus ini.

"Sombong amat PT. Sentul City. Pemerintah mohon periksa asal-usul penguasaan tanah yang mereka miliki," kata Andi Arief dalam cuitannya di Twitter, Jumat (10/9).

Baca juga: Sudah Ratusan Kali Indonesia Minta Hapus Data ke Google, Ini Rinciannya

Ketua Badan Pemenangan Pemilu Partai Demokrat ini menduga ada motif politik di balik perintah Sentul City kepada Rocky Gerung untuk membongkar rumahnya. Menurutnya, Rocky Gerung mau dibungkam.

"Motif politik pasti berada di balik kasus ini plus keserakahan. Sikap kritis Rocky Gerung mau dibreidel (beredel). Sudah pantas melawan ini dengan aksi besar," ujar Andi Arief.

Untuk diketahui, pengacara Rocky Gerung, Haris Azhar, mengatakan ada dua surat somasi yang dikirimkan Sentul City kepada kliennya.

Isinya, menurut Haris Azhar, meminta Rocky Gerung mengosongkan tanah dan membongkar rumahnya di Bojong Koneng, Babakan Madang, Kabupaten Bogor.

Pengembang tersebut menyebutkan bahwa tanah seluas 800 meter persegi yang dijadikan rumah oleh Rocky Gerung hanya bermodalkan sertifikat hak guna bangunan (SHGB).

Baca juga: Inilah Sosok Pria Pemberani, Rela Mati Untuk Menghalau Teroris yang Hendak Meledakan Bom ke Dalam Sebuah Masjid

Haris Azhar menyebut tetangga Rocky Gerung juga dimintai hal serupa oleh PT Sentul City.

Dalam situs resminya, PT Sentul City Tbk menyebut berencana memanfaatkan lahan sesuai dengan masterplan. Lahan yang dimaksud berada di Desa Bojong Koneng.


Informasi Anda Genggam


Loading...