Indonesia Dipelototi WHO, Alasannya Karena Virus Corona Varian B1.466.2

Azhar
Selasa, 14 September 2021 | 11:21 WIB
Dirjen WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus. Sumber: Liputan6.com R24/azhar Dirjen WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus. Sumber: Liputan6.com

RIAU24.COM -  Setelah 85 persen Virus Corona varian B1.4662.2 ditemukan di Indonesia, organisasi kesehatan dunia (WHO) memusatkan perhatiannya ke Tanah Air.

Alasannya karena virus corona B1.466.2 menjadi satu di antara 12 varian SARS-CoV-2 yang masuk dalam daftar prioritas WHO dikutip dari cnnindonesia.com, Selasa, 14 September 2021.

Varian lokal B.1.466.2 menyebar secara masif di Indonesia sebelum varian Delta sampai di Indonesia.

Baca juga: Sudah Ratusan Kali Indonesia Minta Hapus Data ke Google, Ini Rinciannya

Menurut peneliti Pusat Penelitian Biologi LIPI varian B.1.466.2 sempat mendominasi penularan di Indonesia pada hingga 57 persen kasus Covid-19 pada Maret 2021, sebelum akhirnya varian Delta menyerang dan mendominasi lebih dari 80 persen.

Beruntung saat ini varian tersebut menurun dan proporsinya kurang dari 5 persen pada pertengahan Juni-Juli.

Baca juga: Inilah Sosok Pria Pemberani, Rela Mati Untuk Menghalau Teroris yang Hendak Meledakan Bom ke Dalam Sebuah Masjid

Untuk diketahui, varian B.1.466.2 pertama kali ditemukan di Bekasi pada 12 November 2020.

Alhasil membuat WHO menjadikan varian B.1466.2 dalam pemantauan sejak 28 April lalu.


Informasi Anda Genggam


Loading...