Keluhannya Disepelekan Dokter dan Hanya Dibilang Sakit Perut, Ibu Ini Kehilangan Balitanya setelah Ternyata Alami Penyakit Mematikan Ini

Amerita
Selasa, 14 September 2021 | 14:43 WIB
Sumber foto: TS R24/ame Sumber foto: TS

RIAU24.COM - Harper Aitken (3) dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami ruam, meriang dan sakit tenggorokan. Setelah diperkisa, anehnya, dokter mengatakan bahwa Harper hanya sakit perut.

Namun, sore berikutnya, bibir Harper membiru, dan ibunya, Lori Mullen (34) kembali membawanya ke rumah sakit.

Baca juga: Asal-Usul Covid-19: Penelitian di China Ungkap Lebih Dari 140 Kelelawar Membawa Virus Sars, Tapi Tidak Ada Kaitan Dengan Covid-19


Hanya dua jam berselang, Harper dinyatakan meninggal di rumah sakit. Harper didiagnosis menderita sepsis.

Sepsis terjadi saat bahan kimia yang dilepaskan di dalam aliran darah untuk melawan infeksi memicu peradangan di seluruh tubuh. Sepsis dapat menyebabkan berbagai perubahan yang merusak beberapa sistem organ, kegagalan organ, terkadang bahkan mengakibatkan kematian.

Lori Mullen menghimbau kepada seluruh ibu di dunia untuk menyebutkan kemungkinan Sepsis kepada dokter jika menemukan anak mereka dengan gejala sama seperti Harper.

Baca juga: Ingin Mengukur Panjang Alat Kelaminnya, Remaja Asal Inggris Ini Nekat Memasukkan Kabel USB, Ini yang Terjadi Selanjutnya...


“Saya berharap saat itu saya menyinggung sepsis,” kata Lori.

Ketika Lori pertama kali membawa Harper ke rumah sakit, tenaga medis meminta sampel urin Harper, namun balita itu tak sengaja buang air besar di dalam sampel tersebut.

Saat Lori meminta dokter untuk memeriksa apakah ada masalah hingga Harper buang air besar, dokter menolak.

“Saya memintanya untuk melihatnya tetapi dia menolak dan mengatakan dia hanya akan menganggapnya sebagai kutu perut,” kat Lori.

“Ruamnya sudah hilang dan suhu tubuhnya turun jadi saya disuruh membawanya pulang. Di malam hari dia berhalusinasi dan suhu tubuhnya naik lagi.”

 


Sepsis
Informasi Anda Genggam


Loading...