Harta Pejabat Naik Drastis, Anwar Abbas: Memang Mengejutkan

M. Iqbal
Selasa, 14 September 2021 | 15:08 WIB
Wakil Ketua MUI Anwar Abbas R24/ibl Wakil Ketua MUI Anwar Abbas

RIAU24.COM - Wakil Ketua MUI Anwar Abbas menanggapi tentang adanya peningkatan kekayaan sejumlah pejabat negara di masa pandemi Covid-19.

Anwar menyebutkan, meningkatnya harta kekayaan pejabat negara bisa dari banyak faktor salah satunya bisnis sampingan mereka yang bisa menjadi pemicu meningkatkan harta kekayaan mereka.

"Jadi itu harus dipelajari, jadi jangan cepat curiga. Kalau bagi saya, ya memang mengejutkan. Tetapi nilai kekayaan orang itu banyak sebabnya. Kalau seandainya dia pegang saham, misalkan saham-saham tertentu naik, kalau naik apa sebabnya kalau turun kan tidak ada yang turun," katanya dilansir dari Rmol.id, Selasa, 14 September 2021.

Baca juga: Natalius Pigai Tak Sudi Luhut Berikan Duit Hasil Gugatan Rp100 Miliar Buat Papua

Dia juga meminta agar pemerintah membentuk suatu tim yang netral untuk melakukan pemeriksaan secara detail dari mana sumber harta kekayaan pemerintah.

Sampai saat ini, masyarakat menilai seperti tidak masuk akal di tengah situasi sulit akibat pandemi ini, harta kekayaan pejabat malah meningkat tajam.

"Jadi kalau bagi saya supaya tidak menjadi fitnah ya, harusnya ada satu tim mempelajari, mengklarifikasi dan memverifikasi supaya ini tidak menjadi isu liar. Kalau ada yang naiknya seribu persen, ya mungkin ada sebab-sebabnya," katanya.

Baca juga: Shenina Cinnamon Berangkat ke Korea Untuk Kompetensi Film Penyalin Cahaya di Busan Internasional Film Festival

Menurutnya, langkah paling bijak agar tidak berpolemik dan merusak citra pemerintah di mata masyarakat, harus membentuk tim khusus. Tujuannya adalah untuk memverifikasi harta kekayaan para pejabat agar tidak ada isu tersebut tidak berkembang liar.

"Supaya tidak menjadi bola liar dan supaya tidak menjadi isu yang negatif dan supaya tidak ada fitnah menurut saya harus ada tim yang menjelaskan kenapa? Kan juga bisa karena faktor lain penyalahgunaan jabatan kan juga bisa ya," jelas Anwar.

"Kenapa duitnya bertambah karena ada duit pemerintah yang dia korup. Tapi pertanyaannya betulkah? Itu kan perlu diselidiki tuh," tandasnya.


Informasi Anda Genggam


Loading...