Selisih di Jalan, Seorang Tentara Gadungan Bentak Pengendara Motor, Ternyata Orang Itu Provost TNI AD di Rohil

Riki Ariyanto
Selasa, 21 September 2021 | 09:47 WIB
Selisih di Jalan, Seorang Tentara Gadungan Bentak Pengendara Motor, Ternyata Orang Itu Provost TNI AD di Rohil (foto/int) R24/riki Selisih di Jalan, Seorang Tentara Gadungan Bentak Pengendara Motor, Ternyata Orang Itu Provost TNI AD di Rohil (foto/int)

RIAU24.COM - Masih saja ada orang-orang yang memanfaatkan seragam loreng untuk menjadi TNI gadungan. Seperti yang belum lama ini terjadi, ada Pelaku berinisial RM, seorang TNI gadungan di amankan di Rokan Hilir (Rohil).

Dilansir dari Sulsel.inews.id RM nekat membentak-bentak seorang pengendara motor di Jalan Raya Ujung Tanjung, Bagan Siapi-api, Rohil. Ternyata pria yang dibentak RM itu adalah seorang perwira dari Provost TNI AD bernama Kapten M Manurung.

Kapolres Rohil, AKBP Nurhadi menyebut, TNI gadungan ini akhirnya diamankan di Kodim 0321/Rohil. "Awalnya RM melintas Jalan Raya Ujung Tanjung, Bagan Siapi-api, Rohil. Lalu berpapasan dengan Kapten Manurung," sebut AKBP Nurhadi, Senin (20 September 2021).

Baca juga: Agen Chip High Domino Diciduk Di Rohil

Namun yang menarik RM yang ternyata pengangguran sempat memarahi Kapten M Manurung setelah dia menjelaskan kalau dirinya anggota TNI. "Ngapain ditanya tanya kita sama-sama tentara'. Itu jawaban RM," ujar Kapolres AKBP Nurhadi.

Sebenarnya saat selisih di jalan, anggota TNI  Kapten M Manurung sudah curiga gerak gerik RM. Sehingga mendatanginya dan menginterogasi di tempat. Tetapi RM malah marah-marah dan memberikan keterangan yang tidak jelas kepada Kapten M Manurung.

Baca juga: Kini Urus SIM, Pajak Ranmor, SKCK Hingga Surat Kehilangan di Rohil Bisa Drive Thru, 15 Menit Tuntas

"Pada saat ditanyakan kepada pelaku dari satuan mana pelaku menjawab berubah-ubah. Lalu ditanyakan kembali nomor register prajurit, pelaku menjawab dengan ragu dan pelaku tidak mengetahui," sebut Kapolres Rohil, AKBP Nurhadi.

Setelah terus diinterogasi akhirnya RM mengaku kalau dia bukan TNI resmi dan langsung dibawa ke pos Provost dan selanjutnya diserahkan ke polisi.


Informasi Anda Genggam


Loading...