Tahukah Kamu Ternyata Semudah Inilah Prosedur Pelatihan Anjing Agar Bisa Melacak Narkoba

Amerita
Jumat, 24 September 2021 | 12:59 WIB
ilustrasi R24/ame ilustrasi

RIAU24.COM - Departemen kepolisian sudah menggunakan anjing untuk membantu penyelidikan selama lebih dari seratus tahun. Di Amerika Serikat khususnya, bantuan dari hewan setia ini sudah ada sejak 1970-an.

Baca juga: 10 Provinsi Penghasil Beras Terbesar di Indonesia


Saat itu, anjing pelacak digunakan dalam Perang Dunia II untuk mendeteksi ranjau darat non-logam yang ditanam oleh Jerman. 

Saat itu pula jenis anjing yang paling umum digunakan adalah anjing pelacak karena indra penciumannya yang luar biasa.

Dalam pelatihannya untuk menjadi anjing pelacak khusus narkoba, prosesnya dibuat semenyenangkan mungkin bagi anjing, bahkan memanfaatkan mainan. Tujuannya adalah agar anjing mengasosiasikan bau zat ilegal dengan mainan atau camilan.

Baca juga: Wow, Ternyata Karakter Diri Seseorang Bisa Diketahui dari Warna Outfitnya, Warna Ini Bikin Gregetan


Awalnya, seorang pelatih menggunakan mainan, paling sering handuk putih yang bersih dan tidak diberi wewangian, mereka akan bermain tarik tambang atau lempar dengan anjing-anjing itu.

Ketika anjing sudah terbiasa dengan handuk, sekantong ganja kemudian dibungkus di dalam handuk itu. Menurut How Stuff Works, langkah ini memungkinkan anjing untuk mengasosiasikan bau ganja dengan mainan favoritnya.

Lalu, setelah semuanya, pelatih akan menyembunyikan handuk yang berisi ganja agar anjing bisa menemukannya. Anjing akan mengikuti jejak penciumannya dan mulai menggali atau mencakar-cakar tempat di mana handuk dengan ganja disembunyikan.

 


Informasi Anda Genggam


Loading...