Ngaku Diserang Secara Personal Karena Jadi Kuasa Hukum Moeldoko, Demokrat Sentil Yusril: Pembela Begal Partai Kok Baperan

M. Iqbal
Sabtu, 25 September 2021 | 11:13 WIB
Kepala Staf Presiden Moeldoko yang ditunjuk sebagai ketua umum demokrat versi KLB di Deli Serdang, Sumatera Utara beberapa waktu lalu R24/ibl Kepala Staf Presiden Moeldoko yang ditunjuk sebagai ketua umum demokrat versi KLB di Deli Serdang, Sumatera Utara beberapa waktu lalu

RIAU24.COM - DPP Partai Demokrat dengan kubu Moeldoko menunjuk Yusril Ihza Mahendra sebagai kuasa hukum untuk melawan partai yang dipimpin oleh Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Melansir dari Rmol.id, Yusril mengaku jika dia diserang secara personal oleh Partai Demokrat karena membela kubu yang berseberangan.

"Pihak Demokrat menyerang saya secara pribadi. Ini kan pekerjaan advokat. Kita harus memberikan pendidikan kepada masyarakat supaya mengerti persoalan yang sesungguhnya terjadi," kata Yusril dalam wawancara dengan salah satu stasiun televisi swasta.

Baca juga: Survei: Ganjar Pranowo Kejar Prabowo Untuk Urusan Capres 2024, Bahkan Kini Sudah Sejajar

Mendengar pernyataan sosok yang juga menjabat Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) itu, politisi Demokrat, Cipta Panca Laksana menilai mantan ketua tim kuasa hukum pasangan Jokowi-Maruf itu baperan.

"Baperan juga Yusril. Merasa diserang secara pribadi," kata Panca, Sabtu, 25 September 2021.

Baca juga: Gibran Anak Jokowi, Bima Arya dan Ganjar Pranowo Bahas Politik, Soal Apa?

Dia sendiri tak habis pikir dengan alibi Yusril yang merasa diserang secara personal. Padahal, lanjutnya, apa yang dilakukan Yusril dengan membela kubu Moeldoko sama saja membegal Partai Demokrat yang sah secara hukum.

"Dia enggak peduli motif orang-orang yang diwakili oleh dia dalam uji materi AD/ART Partai Demokrat. Pembela begal partai kok baperan. Risikolah jadi advokat yang membela begal partai. Iya enggak sih?" kata dia. 


Informasi Anda Genggam


Loading...