Begini Kagetnya Sandiaga Uno Kala Seniman Indonesia dicari Presiden Italia Alessandro Pertini

Azhar
Minggu, 26 September 2021 | 15:36 WIB
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno dan I Wayan Mudita Adnyana. Sumber: YouTube: Sandiuno TV R24/azhar Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno dan I Wayan Mudita Adnyana. Sumber: YouTube: Sandiuno TV

RIAU24.COM -  Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno dibuat kaget bukan kepalang. Alasannya karena kunjungan Presiden Italia 1978-1985 Alessandro Pertini ke Indonesia.

Peristiwa bersejarah ini disampaikannya melalui kanal YouTube miliknya, Sandiuno TV, Minggu, 26 September 2021.

Ini diketahui Sandiaga Uno kala berbicara langsung dengan maestro penulis lontar asal Desa Tenganan, Bali, I Wayan Mudita Adnyana.

Baca juga: Galih Ginanjar Bagi Foto Romantis Dengan Model Seksi, Netizen Ungkit Kembali Kisah Bau Ikan Asin

Kedatangan Pertini saat itu bukan untuk melakukan kunjungan kerja. Melainkan hanya mencari I Wayan sendiri.

"Disini ada nama Presiden Italia," ujar I Wayan sambil menunjukkan buku tamu pada Sandiaga Uno.

Semua bermula ketika Pertini menjumpai kitab Bhagavadgita yang ditulis diatas daun lontar karya I Wayan saat mengunjungi California, Amerika Serikat tahun 1983.

"Langsung dari Amerika ke Bali untuk mencari saya. Rasanya dia pada waktu itu kecewa. Karena Bhgavadgita itu sudah tidak ada lagi. Saya lupa kalau pernah ada saya simpan satu," ujarnya.

"Wah ini tidak ada sekarang pak," ujar I Wayang ketika ditanya Pertini.

"Berapa bulan kalau order," jawab Pertini lagi pada I Wayan.

Baca juga: Bumi Sedang Tidak Baik-baik Saja, Kadar Oksigen Semakin Menurun

Beruntung, ingatan I Wayan kembali pulih kala dirinya pernah menyimpan satu hasil karyanya tersebut.

"Itu langsung saya kasih tamunya. Senang sekali tamunya. Katanya ini lebih baik dari yang ada di Amerika," ujar I Wayang mengulangi perkataan Pertini.

Kala itu I Wanyan menjual hasil karyanya Rp10 ribu. Namun karena tahu jika karya tersebut tidak sembarangan, Pertini menambahkan USD 700.


Informasi Anda Genggam


Loading...