Pertama Kali Lelang Karet Kuansing Dihadiri Kemendag RI

Replizar
Senin, 27 September 2021 | 14:03 WIB
Saat penandatanganan hasil lelang karet disaksikan perwakilan Kemendag RI R24/zar Saat penandatanganan hasil lelang karet disaksikan perwakilan Kemendag RI

RIAU24.COM -  Untuk pertama kalinya, pelelangan karet di Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau dihadiri pihak Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, diwakili Kepala Biro Pembinaan dan Pengawasan Sistem Resi Gudang (SRG) dan PLK, Bappebti Kementerian Perdagangan RI Widiastuti.

Baca juga: Daya Saing Dan Kontribusi Sektor Pariwisata Terhadap Ekonomi Daerah

Disamping dihadiri oleh pihak Kementerian Perdagangan RI, juga hadir Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi UKM Provinsi Riau, Asrizal, serta Kepala Dinas Koperasi UKM Perdagangan dan Perindustrian Kuantan Singingi, Drs. Azhar MM.

"Kegiatan pelelangan karet yang dilaksanakan setiap hari minggu malam di Kabupaten Kuansing, namun kali ini dihadiri oleh pihak Kemendag, Kadis Indagkop UKM Provinsi, dan Kopindag Kuansing," Ungkap Kadis Kopdagrin Kuansing Drs Azhar MM kepada wartawan Riau24. Com, Senin (27/9).

Dikatakannya, Pada pelelangan karet yang dilakukan Minggu malam (26/9/2021) bertempat di Hotel Angela." Kita berharap, kiranya petani petani karet kita mau bergabung dengan koperasi Apkarkusi, sehingga harga karet bisa dijual dengan harga yang wajar," Ujarnya.

Sementara Kepala Dinas Perindagkop UKM Provinsi Riau, Asrizal mengatakan dengan adanya sistim penjualan karet melalui pelelangan, yang dilakukan oleh Koperasi Apkarkusi, diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani karet dengan harga yang bersaing.

Peserta lelang ini diikuti perwakilan enam perusahaan dari tiga Provinsi yaitu, PT Tirtasari ( Riau), PT Wipolimex Raya (Sumut), PT Rubber Hok Lie (Sumut), PT Harpenia (Riau), PT Aneka Bumi Pratama (Jambi), PT. Batang Hari Barisan (Tebing Tinggi). 

Baca juga: Kajari Kuansing Optimis Tahun Ini Kasus Hotel Kuansing dan Pasar Modern Tuntas

"Dalam pelelangan karet ini, dimenangkan oleh PT Harpenia (Riau) dengan penawaran tertinggi diharga Rp. 12.259, dengan jumlah karet bokar yang terjual sebanyak  83,5 ton," Tuturnya. (Zar)***


Informasi Anda Genggam


Loading...