Tak Menyangka Yusril Ihza Mahendra Bela Moeldoko, Andi Arief: Demokrat Tak Bisa Bayar Rp 100 M, Anda Pindah Haluan ke Moeldoko

M. Iqbal
Rabu, 29 September 2021 | 10:45 WIB
Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Partai Demokrat, Andi Arief R24/ibl Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Partai Demokrat, Andi Arief

RIAU24.COM - Pengacara kondang, Yusril Ihza Mahendra menjadi kuasa hukum untuk Moeldoko melawan Partai Demokrat yang dipimpin oleh Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Untuk diketahui, Yusril Ihza Mahendra kini menjadi kuasa hukum sejumlah eks kader Partai Demokrat. Yusril bersama eks kader Demokrat mengajukan judicial review AD/ART Partai Demokrat era kepemimpinan AHY.

Baca juga: Survei: Prabowo Subianto Kokoh Puncaki Elektabilitas Capres 2024

Ketua Bappilu Partai Demokrat (PD) Andi Arief sendiri tak menyangka jika Yusril Ihza Mahendra pindah haluan membela kubu Moeldoko.

Dilansir dari Detik.com, Andi Arief menyebut Yusril pindah haluan karena Demokrat tak bisa menyanggupi tawaran Rp 100 miliar sebagai pengacara.

"Begini Prof @Yusrilihza_Mhd, soal gugatan JR pasti kami hadapi. Jangan khawatir," ujarnya, Rabu, 29 September 2021.

Baca juga: Puan Besok Bahas Pemilu 2024 di Monas Bersama Ketum Golkar Airlangga

Dia sendiri mengaku memiliki bukti jika Yusril menawarkan Rp 100 miliar sebagai pengacara. Tapu, Partai Demokrat tak bisa menyanggupi tawaran Yusril itu.

"Kami cuma tidak menyangka karena Partai Demokrat tidak bisa membayar tawaran Anda Rp 100 miliar sebagai pengacara, Anda pindah haluan ke KLB Moeldoko," kata dia lagi.


Informasi Anda Genggam


Loading...