Ayah yang 3 Putrinya Dibunuh Secara Tragis Mengaku Sudah Memaafkan Sang Istri

Amerita
Rabu, 29 September 2021 | 16:17 WIB
Keluarga Dickason R24/ame Keluarga Dickason

RIAU24.COM - Lauren Dickason (40) didakwa atas pembunuhan ketiga anaknya; Liane yang berusia 6 tahun dan dua gadis kembar Karla dan Maya yang berusia 2 tahun.

Keluarga itu pindah dari Afrika Selatan ke Selandia Baru dan baru saja menyelesaikan karantina di hotel seminggu sebelum pembunuhan itu terjadi.

Baca juga: Mengejutkan! Wanita Diculik, Diperkosa dan Diarak Di Jalan Mengenakan Karangan Bunga Sandal


Polisi dipanggil ke rumah mereka di Timaru pada pukul 10 malam pada hari Kamis (16/9) setelah ayah gadis-gadis itu, Graham Dickason, seorang dokter ortopedi, pulang kerja dan dihadapkan dengan pemandangan yang mengerikan.

Tetangga melaporkan mereka mendengar sang ayah, berteriak, "Apakah ini benar-benar terjadi?!" setelah menemukan tiga mayat putrinya.

Lauren diboyong ke rumah sakit dan didakwa atas pembunuhan ketiga putrinya.

Baca juga: Sebelum Dieksekusi Mati, Narapidana Ini Minta Es Krim Stroberi 3 Liter dan Menu Lainnya


Graham Dickason menulis sebuah surat yang ia bacakan saat tradisi nyala lilin yang diadakan di depan rumahnya, rumah di mana ketiga putri tercintanya dibunuh.

“Di masa tragedi dan kesulitan yang mengerikan ini saya hanya bisa meminta doa, untuk kekuatan dan kesembuhan. Tolong juga doakan Lauren saya yang cantik karena saya benar-benar percaya dia adalah korban dalam hal ini juga,” katanya.

“Saya telah memaafkannya dan saya mendorong Anda di waktu Anda sendiri untuk melakukan hal yang sama, itu adalah kunci untuk menyembuhkan kehilangan yang kita semua alami ini.” 

“Bagi mereka yang memiliki anak kecil, ingatlah untuk membiarkan mereka berlari bebas. Biarkan mereka tertawa sebanyak yang mereka bisa. Saya berterima kasih atas cinta dan dukungan Anda.”

 


Informasi Anda Genggam


Loading...