Dibanding Novel Baswedan, Mahfud MD Sebut Kinerja KPK Periode Firli Bahuri Lebih Baik: Tangkap Dua Menteri Aktif

Rizka
Kamis, 30 September 2021 | 10:08 WIB
Mahfud MD [Instagram/@mohmahfudmd] R24/riz Mahfud MD [Instagram/@mohmahfudmd]

RIAU24.COM -  Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyebut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di era kepemimpinan Firli Bahuri lebih baik ketimbang periode sebelumnya. 

Hal tersebut disampaikan Mahfud MD dalam dialog virtual bersama Didik Junaidi Rachbini melalui live Twitter, Rabu (29/9).

"Tapi kalau mau bicara KPK dalam arti produktivitas kerja ya kita bisa berdebat, KPK bisa berdebat, karena KPK yang dalam sekarang ini menghasilkan prestasi juga yang enggak kalah malah mungkin lebih baik ya," kata Mahfud MD.

Baca juga: Nissa Sabyan Mengaku Siap Dipoligami, Warganet Doakan Segera Terkabul

                   

Mahfud MD membeberkan, pada tahun pertama KPK periode Firli Bahuri menangkap dua menteri aktif. Proses hukum dilakukan KPK itu menurutnya bahkan mendapat dukungan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Pada tahun pertama KPK sekarang udah berhasil menangkap dua menteri aktif dan presiden biarkan, tangkap saja kalau salah," ujar dia.

Tidak hanya menteri, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini mengatakan, gubernur, bupati, hingga DPRD pun ditangkap. Mahfud MD menilai periode Firli lebih banyak pelaku korupsi yang ditangkap dibandingkan dengan pada periode sebelumnya.

"Semua ini yang kalau dijumlah pada tahun pertama KPK yang dulu dan tahun pertama KPK yang sekarang itu jauh lebih banyak yang sekarang daya tangkapnya. Uang yang dikeluarkan yang sekarang diselamatkan dari potensi korupsi itu Rp582 triliun," kata dia.

Baca juga: Jenazah Tiga TNI Korban Penembakan KKB Dipulangkan ke Kampung Halaman

Mahfud MD menjelaskan KPK sudah menunjukan kinerjanya. Terlihat dengan menangkap para pelaku korupsi yang ada di Indonesia.

Soalnya begini, di Indonesia korupsinya terjadi di mana-mana. Sehingga, siapa pun jadi KPK bisa nangkap kok, ada di mana-mana. Kalau tak berani tangkap di Kantor A, ya tangkap di Kantor B," ucapnya.


Informasi Anda Genggam


Loading...