Data Bansos yang Dilaporkan Pejabat Gorontalo Tak Sinkron, Risma Naik Pitam : Kamu Jadi Fitnah, Tak Tembak Kamu

Rizka
Jumat, 01 Oktober 2021 | 14:27 WIB
google R24/riz google

RIAU24.COM Tri Rismaharini kecewa dan memarahi koordinator penyalur bansos di Kabupaten Gorontalo. Kemarahan Menteri Sosial itu dipicu akibat ada data penerima bantuan yang dinilai tidak beres. 

Laporan antara Program Keluarga Harapan (PKH) setempat dengan data yang disampaikan pejabat Kemensos terdapat perbedaan. Data itu terkait dicoretnya Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) karena saldo rekeningnya 0 rupiah.

Pejabat Kemensos yang hadir dalam rapat saat itu memaparkan bahwa pihak Kemensos tidak pernah mencoret data KPM PKH.

Aksi Risma yang murka itu pun sempat terekam video amatir yang berdurasi sekitar 2 menit. Bahkan, video tersebut sempat beredar viral di media sosial.

Baca juga: Dituding Sembunyikan Perselingkuhan Rizky Billar dan Devina Kirana, Manajer: Jangan Fitnah, Jaga Mulut!

Terlihat, mensos dengan pakaian batik itu, mengamuk sembari menunjuk koordinator penyaluran bansos di Gorontalo. Bahkan, ia marah di hadapan Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim.  

Sontak Bu Risma kemudian memarahi petugas PKH Gorontalo yang kebetulan ikut dalam rapat.

"Jadi bukan kita coret, ya! Kamu tak tembak, ya, tak tembak kamu!" ujar Risma sambil berdiri dari kursinya, berjalan mendatangi petugas PKH. Dia lalu mengarahkan pulpennya ke dada petugas itu.

Saat Risma mengucapkan 'tak tembak kamu', peserta rapat mengira Mensos sedang bercanda dan mereka sempat tertawa. Bahkan ada yang bercanda,"dor!"

Namun, nada bicara Bu Risma yang semakin tinggi membuat seisi ruangan kemudian hening.

Risma terlihat tidak senang dengan laporan yang tidak sesuai dengan fakta karena menurutnya hal itu menjadi sumber masalah.

Baca juga: Ini Sosok Devina Kirana Diduga Selingkuhan Rizky Billar, Penyebab Lesti Kejora di KDRT 

"Data-data itu, yang sering kamu jadi fitnah! Itu saya yang kena, tahu nggak!" tutur mantan Wali Kota Surabaya ini.

Risma juga menegaskan, pihak Kemensos tidak pernah mencoret data KPM.

"DTKS dicoret, saya tidak pernah nyoret, semua daerah kita tambah, ngapain aku nyoret?!" ucap Risma yang berbaju cokelat bermotif ini.


Informasi Anda Genggam


Loading...