Menu

WhatsApp, Facebook, dan Instagram Down, Mark Zuckerberg Kehilangan USD 7 Miliar Dalam Beberapa Jam, Turun Dari Daftar Para Miliarder

Devi 5 Oct 2021, 10:56
Foto : India.com
Foto : India.com

RIAU24.COM -  Kekayaan pribadi Mark Zuckerberg telah turun hampir USD 7 miliar dalam beberapa jam, menjatuhkannya ke posisi ke-5 dalam daftar miliarder, menurut Scott Carpenter dari Bloomberg.

Khususnya, sejumlah perusahaan menarik iklan dari jaringan Facebook Inc. setelah aplikasi raksasa media sosial seperti WhatsApp, Instagram, dan messenger mengalami pemadaman global besar kemarin. Zuckerberg dengan total kekayaan USD 121,6 miliar telah tertinggal dari Bill Gates.

Sebelumnya, ia berada di posisi ketiga di Bloomberg 's Billionaires Index. Menurut Bloomberg,  saham Facebook turun 5% pada hari Senin, menambah penurunan 15 persen sejak pertengahan September.

Facebook, WhatsApp, dan Instagram Menderita Pemadaman Global Besar 

Facebook, WhatsApp, Instagram, dan Messenger turun untuk jutaan pengguna, termasuk di India, pada Senin malam, karena mereka tidak dapat mengirim atau menerima pesan di platform media sosial. 

“Kami menyadari bahwa beberapa orang mengalami kesulitan mengakses aplikasi dan produk kami. Kami sedang bekerja untuk mengembalikan semuanya menjadi normal secepat mungkin, dan kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini," kata Andy Stone, eksekutif komunikasi Facebook dalam sebuah tweet.

Menurut DownDetector, sebuah situs web yang melacak pemadaman WhatsApp, 40 persen pengguna tidak dapat mengunduh aplikasi, 30 persen mengalami masalah dalam mengirim pesan, dan 22 persen memiliki masalah dengan versi web.

Pada bulan April, Facebook dan Instagram turun untuk jutaan pengguna selama beberapa jam di berbagai belahan dunia. Pemadaman itu adalah yang kedua dalam waktu kurang dari sebulan untuk raksasa jejaring sosial itu.

Layanan dipulihkan setelah lebih dari 6 jam pemadaman.

Setelah down selama lebih dari enam jam, platform media sosial—-WhatsApp, Facebook, dan Instagram memulihkan layanan mereka. Melalui twitter, Facebook meminta maaf kepada pengguna dan mengkonfirmasi bahwa aplikasinya kembali online. 

“Kepada komunitas besar orang dan bisnis di seluruh dunia yang bergantung pada kami: kami minta maaf. Kami telah bekerja keras untuk memulihkan akses ke aplikasi dan layanan kami dan dengan senang hati melaporkan bahwa mereka telah kembali online sekarang”, tweeted Facebook.

Demikian pula, WhatsApp dalam tweet mengatakan, "Kami mulai perlahan dan hati-hati membuat WhatsApp berfungsi kembali."

Sementara itu, sebuah situs yang memantau laporan pemadaman di internet, Downdetector, mengatakan pemadaman layanan Facebook adalah yang terbesar yang pernah ada.