Menu

Koneksi Internet Dimatikan Tes, Puluhan Orang Ini Malah Kedapatan Mencontek Pakai Bluetooth di Sandal Jepit

Riki Ariyanto 6 Oct 2021, 08:01
Koneksi Internet Dimatikan Tes, Puluhan Orang Ini Malah Kedapatan Mencontek Pakai Bluetooth di Sandal Jepit (foto/int)
Koneksi Internet Dimatikan Tes, Puluhan Orang Ini Malah Kedapatan Mencontek Pakai Bluetooth di Sandal Jepit (foto/int)

RIAU24.COM - Aksi kecurangan bermodalkan alat canggih kembali di temukan di India. Puluhan orang lebih yang mengikuti ujian nasional, untuk mencari posisi sebagai pengajar di India, ketahuan menyontek sandal jepit  yang dilengkapi bluetooth demi mendapatkan keunggulan dari saingan mereka.

Dilansir dari Okezone, mencontek merupakan masalah besar di India. Terutama selama ujian yang berpotensi mengubah taraf hidup orang-orang. Bahkan pernah ada yang memanjat dinding gedung sekolah di Bihar guna memberikan lembaran contekan kepada siswa yang mengikuti ujian akhir tahun beberapa tahun lalu.

Bahkan calon tentara dipaksa mengikuti ujian dengan pakaian dalam agar tidak terjadi kecurangan, demikian diwartakan Oddity Central.

Makanya Tahun 2021, pihak berwenang di Rajasthan memutuskan koneksi internet negara bagian itu selama ujian. Nyatanya mereka masih tak bisa mencegah para penyontek untuk beradaptasi memakai metode canggih lainnya.

Metode terbaru adalah dengan memakai sandal jepit yang terhubung dengan Bluetooth. Alat tersebut dijual oleh geng kriminal dengan harga sampai 600 ribu rupee (Rp114 juta) per pasang.

Lebih dari 4.000 pusat tes didirikan di seluruh negara bagian India untuk Rajasthan Teacher Eligibility Test (REET) pada 26 September. Tes itu belum diadakan sejak 2018 dan dianggap sebagai jalan masuk ke karier mengajar, dan menjadi sebuah peluang penting bagi banyak orang.

Tes ini cukup penting sehingga orang-orang memilih menyontek dalam ujian. Tetapi puluhan kandidat yang ketahuan menyontek selama ujian tersebut akhirnya dijebloskan ke penjara.

Puluhan kandidat tertangkap memakai sandal jepit degan kartu SIM tersembunyi di dalamnya. ‘Ponsel’ itu terhubung dengan perangkat Bluetooth kecil yang tertanam di dalam telinga kandidat makanya tak terlihat.

“Sandal itu memiliki kartu SIM dan para calon memiliki alat Bluetooth kecil yang ditanamkan di telinga mereka. Dalam satu kasus, kami harus meminta intervensi dokter untuk menemukan bug karena tertanam begitu dalam,” sebut seorang petugas polisi kepada The National.