Mantan Satgas Sebut 57 Pegawai KPK yang Dipecat Firli Bahuri Siap Berkontribusi di Polri

Riki Ariyanto
Rabu, 06 Oktober 2021 | 16:10 WIB
Mantan Satgas Sebut 57 Pegawai KPK yang Dipecat Firli Bahuri Siap Berkontribusi di Polri (foto/int) R24/riki Mantan Satgas Sebut 57 Pegawai KPK yang Dipecat Firli Bahuri Siap Berkontribusi di Polri (foto/int)

RIAU24.COM - Mantan Kepala Satuan Tugas Pembelajaran Antikorupsi KPK, Hotman Tambunan bersuara soal nasib 57 pegawai yang dipecat Firli Bahuri Cs. Hotman yang juga Juru Bicara (Jubir) 57 pegawai KPK yang dipecat Firli Bahuri Cs siap berkontribusi di Polri dalam hal memberantas korupsi.

Seperti dilansir dari CNNIndonesia dirinya menyebut siap jika menjadi ASN. "Semua pada posisi 'kita ini bekerja di KPK dengan niatan pemberantasan korupsi dan jika diminta menjadi ASN di kepolisian, ya harus bisa berkontribusi nyata di bidang itu'," ujar Hotman lewat keterangan tertulis, Rabu (6/10/2021).

Hotman Tambunan menjelaskan hal itu merupakan kesatuan sikap dari 57 mantan pegawai KPK. "Ya (siap berkontribusi di Polri) karena kan kemampuan dan keahlian kami hanya di situ," ujar Mantan Kepala Satuan Tugas Pembelajaran Antikorupsi KPK.

Baca juga: Kisruh Musda Partai dan Kecewa Dengan AHY, Asri Auzar: Saya Bangga Keluar dari Demokrat

Walau begitu, Hotman menyebut pihaknya masih menunggu detail mekanisme untuk menjadi ASN di Polri yang saat ini sedang dalam pembahasan bersama dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) serta Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) serta tim ahli untuk memastikan mekanisme sesuai ketentuan yang berlaku.

"Dengan mekanisme kita meminta sesuai ketentuan, itu sudah, posisi kita enggak menerima serta merta.. Sesuai ketentuan ditambah di bidang pemberantasan korupsi, itu sudah kita terima tidak serta merta. ada syaratnya," sambung Juru Bicara (Jubir) 57 pegawai KPK.

Baca juga: 10 Anak Ini Terlahir Kaya Sejak Dini, Bahkan Bocah 6 Tahun Punya Rp70,5 Triliun

Lalu pihaknya juga menantikan undangan dari Tim Polri untuk membahas perihal rekrutmen itu pada pertemuan selanjutnya. Saat pertemuan awal dengan Tim Polri pada Senin, 4 Oktober 2021, belum dibahas secara spesifik mengenai soal perekrutan 57 eks pegawai KPK sebagai ASN di Kepolisian.

Pertemuan perdana tersebut cuma sebatas perkenalan dan membicarakan perihal alih status melalui asesmen TWK yang bikin 57 pegawai itu tersingkir dari KPK. "Belum ada (undangan lagi)," kata Hotman.

Keinginan merekrut 57 pegawai KPK menjadi ASN di Polri dilontarkan langsung oleh Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo. Bahkan Kapolri telah menyurati Presiden Jokowi terkait permintaan khusus itu. Bahkan kabarnya Presiden Jokowi, kata Jenderal (Pol) Listyo, sudah menyetujui.

Puluhan pegawai KPK yang dipecat itu disebut bakal ditugaskan untuk mengawasi penggunaan anggaran penanganan Covid-19. Puluhan eks pegawai KPK itu juga bakal ditempatkan untuk mengawasi pengadaan barang dan jasa.


Informasi Anda Genggam


Loading...