Video Penjara Rusia Bocor, Tampak Narapidana Diminta Saling Siksa oleh Penjaga, PBB dan Dewan Eropa Turun Tangan

Amerita
Kamis, 07 Oktober 2021 | 13:31 WIB
Image: Gulagu.net) R24/ame Image: Gulagu.net)

RIAU24.COM - Sebuah video sebesar 40 gb berisi serangkaian klip yang menunjukkan narapidana Rusia disiksa, diperkosa, dianiaya dan dilecehkan, bocor ke media sosial.

Video tersebut melibatkan Layanan Keamanan Federal Federasi Rusia, yang pernah dipimpin oleh Vladimir Putin, dan otoritas penjara FSIN negara itu.

Baca juga: Amankan 80 Kg Sabu dan Ringkus 11 Pelaku, Kapolda Riau : Sembunyi Dilubang Terkecil Pun Akan Kami Buru


Rusia mengaku sudah memecat lima pejabat senior penjara dan membuka banyak penyelidikan kriminal atas dugaan penyiksaan dan serangan seksual di penjara di wilayah Saratov.

Pemecatan termasuk direktur penjara tempat dugaan pelecehan terjadi dan kepala layanan penjara regional.

Satu video menyoroti seorang pria telanjang berteriak kesakitan diikat ke tempat tidur, peristiwa itu diduga terjadi pada Februari 2020.


Baca juga: Kakak Laura Anna Puas dengan Vonis, Ini yang Dilakukan Gaga Muhammad


Dalam video lainnya, tampak seorang narapidana mengencingi narapidana lainnya. Penjaga juga menyiksa tahanan yang kemudian dipaksa untuk menyiksa narapidana lain.

Video itu akan diserahkan ke PBB dan Dewan Eropa untuk diselidiki. Materi video itu dibocorkan oleh seorang programmer Belarusia yang dipenjara di Saratov. Dia diduga digunakan oleh pihak berwenang untuk menyusun koleksi video penyiksaan mereka yang difilmkan pada camcorder penjara.

Ini adalah kali pertama para pembela hak asasi manusia memperoleh informasi dalam jumlah besar yang membuktikan sifat sistemik dari penyiksaan di Rusia.

"Jika keaslian bahan-bahan ini dikonfirmasi, tentu saja, ini adalah alasan untuk penyelidikan serius," kata juru bicara Putin, Dmitry Peskov.

Selasa malam (5/10) Kolonel Alexei Fedotov (55) kepala layanan Saratov FSIN, mengundurkan diri.

 


Informasi Anda Genggam


Loading...