Meradang AS Latih Tentara Taiwan, Bos Media China Desak Beijing Habisi Pasukan AS di Taiwan

Riko
Jumat, 08 Oktober 2021 | 09:43 WIB
Foto (net) R24/riko Foto (net)

RIAU24.COM 

Pimpinan redaksi media pemerintah China Global Times, Hu Xijin pada Kamis (7/10/2021) mendesak Beijing segera menghabisi pasukan Amerika Serikat (AS) dengan serangan udara. Desakan ini merespon atas laporan Wall Street Journal (WSJ) bahwa pasukan khusus dan Korp Marinir AS diam-diam melatih Angkatan Darat dan Angkutan Laut Taiwan selama lebih dari setahun terakhir.

Baca juga: Chris Hemsworth Insekyur Para Fans Kehilangan Minat Padanya Kalau Terus-terusan Perankan Thor

Laporan WSJ menyebut sekitar dua lusin pasukan Amerika dikerahkan untuk melatih militer Taiwan. Hu Xijin, melalui Twitter mengatakan China harus mengambil tindakan terhadap Amerika yang dia sebut sebagai "penjajah" di Taiwan.

"Mengapa diam-diam? AS harus mengirim 240 prajurit secara terbuka, berseragam militer AS, dan mengumumkan di mana mereka ditempatkan," kata Xijin via akun Twitter-nya, @HuXijin_GT.

"Lihat apakah PLA (Tentara Pembebasan Rakyat) akan meluncurkan serangan udara yang ditargetkan untuk melenyapkan penjajah AS itu!" lanjut bos media China tersebut sebagaimana mengutip dari Sindonews.Jumat 8 Oktober 2021.

Tentara Amerika, yang dilaporkan WSJ, termasuk anggota Korps Marinir AS dan berbagai tim pasukan khusus lainnya, telah membantu anggota militer Taiwan setidaknya selama satu tahun.

Baca juga: Inilah Gambar Matahari Paling Detail Yang Pernah Diambil Oleh Astrofotografer

Pentagon tidak mengonfirmasi tapi juga tidak membantah laporan itu. Sedangkan pemerintah Taiwan memilih bungkam.

Ketegangan telah meningkat di Selat Taiwan, di mana sekitar 150 penerbangan militer China telah menyerbu zona pertahanan udara Taiwan dalam seminggu terakhir.


Informasi Anda Genggam


Loading...