ISIS Klaim Bom Bunuh Diri yang Targetkan Jamaah Syiah Afghanistan

Amerita
Minggu, 10 Oktober 2021 | 20:59 WIB
AFP R24/ame AFP

RIAU24.COM - Sebuah serangan bom bunuh diri terhadap jamaah di sebuah masjid Syiah di kota Kunduz Afghanistan telah menewaskan sedikitnya 55 orang.

Kelompok ekstremis, yang merupakan saingan berat Taliban, telah berulang kali menargetkan Syiah dalam upaya untuk membangkitkan kekerasan sektarian di Afghanistan yang mayoritas Sunni.

Baca juga: Pilu, Ibu Ini Ceritakan Bagaimana Balitanya Mati Lemas setelah Terhimpit Furnitur


Dalam sebuah pernyataan yang dirilis di saluran Telegramnya, ISIS mengatakan bahwa seorang pembom bunuh diri ISIS "meledakkan rompi peledak di tengah kerumunan" jamaah Syiah yang berkumpul di dalam masjid.

Pernyataan itu mengidentifikasi pembom itu sebagai "Muhammad al-Uyguri", menyiratkan bahwa dia adalah anggota minoritas

Matiullah Rohani, direktur kebudayaan dan informasi di Kunduz untuk pemerintahan baru Taliban Afghanistan, membenarkan kepada AFP bahwa insiden mematikan itu adalah serangan bunuh diri.

Baca juga: Ibu Ini Ceritakan Bagaimana Bayinya Tak Sengaja Telan Baterai Kancing, Peringatkan Para Orang Tua


Mulawi Dost Muhammad, kepala keamanan Taliban di Kunduz, menuduh para penyerang mencoba menimbulkan masalah antara Syiah dan Sunni, dan bersikeras tidak ada perselisihan antara gerakan dan minoritas.

“Kami meyakinkan saudara-saudara Syiah kami bahwa di masa depan, kami akan memberikan keamanan bagi mereka dan masalah seperti itu tidak akan terjadi pada mereka,” katanya

Penduduk Kunduz, ibu kota provinsi dengan nama yang sama, mengatakan kepada AFP bahwa ledakan itu menghantam masjid selama salat Jumat.


Informasi Anda Genggam


Loading...