Menu

Lewat Informasi Teroris Ini, Polisi Indonesia Berhasil Sita Bahan Peledak Bunda Setan, Jenis Bom yang Sangat Disukai Oleh Militan ISIS

Devi 12 Oct 2021, 15:50
Foto : AsiaOne
Foto : AsiaOne

“Akan ada lebih banyak korban atau kehancuran yang akan terjadi,” katanya, seraya menambahkan bahwa dia menyesali tindakannya dan berterima kasih kepada polisi yang telah “mendaki gunung dan mencari dengan sabar” untuk TATP.

Penangkapan Imam pada 2017 terjadi setelah polisi menemukannya bertindak mencurigakan di dekat bandara di Jawa Barat, tiga jam sebelum pesawat Presiden Joko Widodo akan mendarat. Sebuah bayonet, airsoft gun dan barang-barang mencurigakan lainnya ditemukan pada orang Imam dan Densus 88 mengatakan dia juga ditemukan terlibat dalam rencana gagal 2016 untuk mengebom mobil milik tvOne, salah satu jaringan berita terbesar di negara itu.

Benny Mamoto, Ketua Komisi Kepolisian Nasional, memuji Densus 88 karena telah melakukan deradikalisasi terhadap seorang terpidana teroris hingga ia ingin “bekerja sama” dan menyadari bahwa tindakannya di masa lalu “salah”.

“Dan akhirnya, dia ingin menunjukkan polisi di mana dia menyembunyikan TATP. Ini bukti keberhasilan Densus 88 dalam upaya deradikalisasi,” ujarnya.

Penemuan bahan peledak itu terjadi beberapa hari menjelang peringatan 19 tahun bom Bali yang menewaskan 202 orang, termasuk 11 warga Hong Kong, pada Oktober 2002. Zachary Abuza, seorang profesor studi Asia Tenggara di National War College di Washington, mengatakan pengakuan Imam telah menyelamatkan “banyak nyawa”.

“Bahwa militan mengaku kepada pihak berwenang Indonesia tentang cache tersembunyi itu sangat penting. Sementara banyak orang yang melalui program pelepasan Indonesia akan menjadi residivis, seperti pasangan pelaku bom bunuh diri di Jolo, Filipina pada Januari 2019, beberapa akan mencari jalur ideologis,” kata Abuza, menambahkan: “Orang ini menyelamatkan banyak nyawa. ”

Halaman: 234Lihat Semua