Menu

PHR WK Rokan Luncurkan Program Pencegahan Stunting

Alwira 13 Oct 2021, 05:54
Saat launching program
Saat launching program

Program berdurasi empat bulan ini memiliki kegiatan utama, antara lain, pemberdayaan kader Posyandu, pelaksanaan kegiatan rutin bulanan Posyandu, promosi dan sosialisasi kesehatan, serta pemberian makanan tambahan. Kegiatan-kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan status gizi pada Ibu hamil dan bayi di bawah dua tahun dengan mobilisasi Posyandu. 

Pelaksanaan program menerapkan pola pentahelix, atau kerja sama multipihak yang melibatkan unsur pemerintah, akademisi, badan atau pelaku usaha, masyarakat atau komunitas, dan media. Pola penerapan dan jenis program ini merupakan wujud komitmen Pertamina untuk mengembangkan dan melibatkan masyarakat dalam rangka meningkatkan kesejahteraan mereka.

Pada peluncuran program ini juga dihadiri Sekretaris Badan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (BP3AP2KB) Riau, Raja Siti Nuraisyah mewakili Gubernur Riau.

"Pemerintah Provinsi Riau sangat menyambut baik kegiatan yang ditaja oleh PHR dan PKBI Riau, yang sejalan dengan upaya peningkatan kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat,” tutur Raja Siti Nuraisyah. 

Acara peluncuran juga dihadiri oleh perwakilan dari Bappeda, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), dinas kesehatan provinsi dan kabupaten/kota, PKK, camat, kepala desa/ lurah, dan kader Posyandu.

Seperti diketahui, stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama. Kondisi itu mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak, baik itu dari sisi fisik maupun perkembangan otak. Stunting dapat menjadi ancaman utama terhadap kualitas SDM dan kemampuan daya saing bangsa.***

Halaman: 12Lihat Semua