Dinas Perikanan: Jangan Makan Kerang Dari Sungai Karena Bisa Menyebabkan Keracunan!

Devi
Rabu, 13 Oktober 2021 | 15:49 WIB
Foto : WorldofBuzz R24/dev Foto : WorldofBuzz

RIAU24.COM -  Banyak dari kita suka makan kerang tapi sekarang, kita harus berhati-hati dari mana kerang itu berasal karena bisa berbahaya bagi kita untuk mengkonsumsinya.

Dinas Perikanan Kelantan telah memperingatkan anggota masyarakat untuk tidak memakan kerang yang berasal dari Sungai Geting karena pihak berwenang menduga telah terjadi pasang merah di sana, lapor BERNAMA.

Baca juga: 8 Camilan Sehat yang Dapat Anda Kunyah Saat Tengah Malam Tanpa Rasa Bersalah

Oleh karena itu, masyarakat dilarang untuk pergi ke sana dan mengumpulkan kerang seperti tiram, kerang, lala, dll. Laboratorium Biosekuriti Perikanan telah menganalisis sampel dan menemukan bahwa area tersebut tercemar oleh alga berbahaya bernama alexandrium minutum yang menghasilkan potensi yang kuat. neurotoksin, saxitoxin.

Dikatakan, jika manusia mengkonsumsi kerang yang telah tercemar oleh alga berbahaya, dapat menyebabkan Paralytic Shellfish Poisoning (PSP). Kasus PSP yang buruk akan menyebabkan penyakit parah dan dalam beberapa kasus, bahkan kematian.

<a href=Kerang 2" src="https://cdn.worldofbuzz.com/wp-content/uploads/2021/10/cockles-2.jpg?strip=all&lossy=1&quality=92&resize=600%2C450&ssl=1" style="height:450px; width:600px" />

Direktur Departemen Perikanan Malaysia seperti dilansir dari WorldofBuzz, Nazri mengatakan, daerah tersebut dikenal selalu mengalami pasang surut karena berbagai faktor seperti cuaca panas.

Baca juga: Tidak Bisa Menemukan Obat Untuk Mengobati Penyakit Genetik Langka Putranya, Pria Asal Tionghoa Ini Memutuskan Untuk Membuatnya Sendiri

Selain itu, ia menyebutkan bahwa kerang berperan sebagai filter di ekosistem sungai, sehingga mereka akan menyaring alga dengan memakannya. Namun, racun yang dikeluarkan akan menumpuk di jaringan kerang dan bila dimakan manusia akan menimbulkan efek buruk bagi tubuh.

Nazri mengatakan bahwa mereka akan menguji kerang setiap minggu. 

Sementara itu, mereka menghimbau kepada masyarakat untuk memverifikasi dari mana kerang mereka berasal sebelum membelinya.


Informasi Anda Genggam


Loading...