Korea Utara Pamer Prajurit Hancurkan Batu Bata Pakai Kepala, Kim Jong-un Disebut Mau Membentuk Militer Tak Terkalahkan

Riki Ariyanto
Kamis, 14 Oktober 2021 | 09:46 WIB
Korea Utara Pamer Prajurit Hancurkan Batu Bata Pakai Kepala, Kim Jong-un Disebut Mau Membentuk Militer Tak Terkalahkan (foto/int) R24/riki Korea Utara Pamer Prajurit Hancurkan Batu Bata Pakai Kepala, Kim Jong-un Disebut Mau Membentuk Militer Tak Terkalahkan (foto/int)
Bea Cukai

RIAU24.COM - Pimpinan Korea Utara (Korut), Kim Jong-un dikabarkan ingin membentuk kekuatan militer yang 'tak terkalahkan'. Terbaru Media pemerintah Korea Utara pada Selasa (12/10/2021) merilis cuplikan ketangguhan prajurit militer.

Dilansir dari Okezone, yang dimaksudkan untuk menunjukkan ketangguhan tentara Korea Utara untuk melindungi negara itu dari musuh-musuhnya. Video tersebut, yang dilaporkan direkam pada Senin (11/10/2021), menunjukkan Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un tersenyum ketika tentara berseragam melakukan berbagai demonstrasi seni bela diri.

Satu di antaranya termasuk menghancurkan batu bata dengan tangan kosong, memecahkan beton di perut tentara yang bertelanjang dada dengan palu godam, hingga menghancurkan batu bata pakai kepala mereka.

Baca juga: Adele Menghentikan Pertunjukan Publik Pertamanya Sebanyak 4 Kali Karena Hal Ini

Kim Jong-un menyebut dia bertujuan untuk membangun militer "tak terkalahkan" untuk melawan "kekuatan musuh", merujuk pada Amerika Serikat (AS). "Baru-baru ini, Amerika Serikat sering mengirim sinyal bahwa mereka tidak memusuhi negara kita, tetapi perilakunya tidak memberi kita alasan mengapa kita harus mempercayai mereka," sebut Kim Jong-un dalam pidato setelah pameran, seperti dikutip kantor berita pemerintah Korea Utara, KCNA.

"Amerika Serikat masih menimbulkan ketegangan regional dengan penilaian dan tindakannya yang salah," sebut Kim Jong-un.

Baca juga: Fakta Menarik yang Tak Diketahui Banyak Orang Tentang Freddie Mercury

Korea Utara (Korut) baru-baru ini melakukan serangkaian uji coba rudal, yang menurut KCNA bertujuan “menjamin keamanan negara”. Pejabat di Korea Selatan dan Amerika Serikat terus memantau tes tersebut.

Kim Jong-un mengkritik pihak berwenang Korea Selatan yang dinilai bersikap “munafik”. Dia menambahkan bahwa Korea Utara memiliki hak mempertahankan dirinya.


Informasi Anda Genggam


Loading...