Intruksi Presiden Berantas Pinjol, Polisi Gerebek Ruko di Jakarta Barat dan Puluhan Karyawan Diamankan

Riki Ariyanto
Kamis, 14 Oktober 2021 | 11:13 WIB
Intruksi Presiden Berantas Pinjol, Polisi Gerebek Ruko di Jakarta Barat dan Puluhan Karyawan Diamankan (foto/int) R24/riki Intruksi Presiden Berantas Pinjol, Polisi Gerebek Ruko di Jakarta Barat dan Puluhan Karyawan Diamankan (foto/int)

RIAU24.COM - Melaksanakan instruksi Presiden Joko Widodo atau Jokowi untuk memberantas pinjol, kepolisian bergerak cepat. Terbaru Kepolisan Resor Metro Jakarta Pusat gerebek sebuah ruko di Jakarta Barat dan puluhan karyawan diamankan.

Dilansir dari Tempo, ruko itu diduga dipakai sebagai kantor pinjaman online (pinjol) ilegal pada Rabu kemarin. "Kami menerima laporan dari masyarakat adanya sindikat pinjol yang mengancam keselamatan warga, akhirnya kami selidiki," sebut Kapolres Metro Jakarta Pusat Komisaris Besar Hengki Haryadi, Kamis (14/10/2021).

Sebelum penggerebekan, Hengki menyebut pihaknya terlebih dahulu mengecek legalitas kantor tersebut di OJK. Setelah dipastikan kantor pinjol itu ilegal, polisi langsung gerebek. "Beberapa barang bukti dan puluhan karyawan sudah kami amankan di kantor sindikat pinjol," sebut Hengki.

Baca juga: Maia Estianty Punya Suami yang Tak Ingin Miliki Momongan darinya, Kenapa?

Kombes Hengki menuturkan pihaknya saat ini sedang mengembangkan kasus itu dan mencari pemilik kantor pinjol tersebut.

Sebagai informasi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah instruksikan seluruh jajaran agar menghukum penyelenggara pinjaman online ilegal yang telah merugikan masyarakat. Menurut orang nomor satu di kepolisian itu Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah perintahkan kepolisian untuk menindak kejahatan pinjol.

Baca juga: Heboh Medsos, Ayah Emil Audero Tanggapi Kabar Naturalisasi Anaknya Untuk Timnas Indonesia


Kejahatan pinjol (pinjaman online) ilegal dianggap merugikan masyarakat sehingga diperlukan langkah penanganan khusus. "Lakukan upaya pemberantasan dengan strategi preemtif, preventif maupun represif," sebut Sigit melalui rilis resminya, Selasa (12/10/2021).


Informasi Anda Genggam


Loading...