Polisi Berhasil Gerebek Kantor Pinjol Ilegal di Jakarta Utara, Punya Nasabah 8.000 Orang

M. Iqbal
Selasa, 19 Oktober 2021 | 07:10 WIB
Ilustrasi pinjaman online (pinjol) ilegal. (Foto: Detik.com) R24/ibl Ilustrasi pinjaman online (pinjol) ilegal. (Foto: Detik.com)

RIAU24.COM - Polda Metro Jaya berhasil menggerebek perusahaan pinjaman online atau pinjol ilegal yang berada di Kompleks Ruko Bukit Gading Indah, Jakarta Utara pada Senin malam, 18 Oktober 2021.

Melansir Tempo.co, dalam penggerebekan ini, kantor pinjol ilegal yang menjadi sasaran adalah PT ANT Information Consulting. Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Komisaris Besar Auliansyah Lubis mengatakan, pihaknya menangkap empat orang dari perusahaan ini.

Mereka antara lain bekerja sebagai supervisor telemarketing, debt collector, serta bagian umum dan collecting.

Baca juga: Sudah Siapkah Ibu-Ibu di Rumah? Harga Minyak Goreng Bakal Tetap Mahal Sampai Tahun...

"Di bawah perusahaan ini ada 4 aplikasi yang mereka jalankan dan semuanya adalah ilegal, kalau kami lihat pada malam hari ini kondisinya agak sepi karena memang mereka sudah mulai memberlakukan bekerja di rumah," kata Auliansyah. 

Sama seperti kantor pinjol ilegal lainnya, manajemen menyewa sebuah ruko yang dijadikan kantor tapi tidak dipasang plang perusahaan. Dari luar, ruko berlantai empat itu nampak seperti gedung kosong.

Baca juga: Inilah Menu Sarapan yang Praktis Khas Jepang, Kamu Bisa Buat di Rumah

Berdasarkan hasil penyelidikan, dia menyebut para penagih perusahaan pinjol kerap mengancam para korbannya untuk membayar utang. Mereka juga kerap meneror korban dengan mengirimkan konten pornografi.

"Kami mendapatkan data nasabah mereka ini kurang lebih ada 8.000 orang. Nanti akan kita dalami lagi dari mana saja," terang Auliansyah.


Informasi Anda Genggam


Loading...