Seluruh Bangladesh Masih Bergejolak! Penodaan Al-Quran Picu Kerusuhan Besar-besaran Berujung Kematian

Amerita
Selasa, 19 Oktober 2021 | 13:28 WIB
Para pengunjuk rasa berpartisipasi dalam demonstrasi atas penghinaan terhadap Islam, di luar Masjid Baitul Mukarram utama negara itu di Dhaka, Bangladesh, 16 Oktober 2021. (AP Photo) R24/ame Para pengunjuk rasa berpartisipasi dalam demonstrasi atas penghinaan terhadap Islam, di luar Masjid Baitul Mukarram utama negara itu di Dhaka, Bangladesh, 16 Oktober 2021. (AP Photo)

RIAU24.COM - Kepolisian Bangladesh menahan setidaknya 300 tersangka penyerangan kuil-kuil Hindu menyusul kerusuhan yang dipicu oleh penodaan kitab suci Al-Quran.

Kerusuhan meletus di seluruh bagian Bangladesh setelah sebuah foto beredar luas di media sosial yang menunjukkan Al-Quran diletakkan di atas lutut berhala dewa Hindu.

Baca juga: Tersedak Anggur, Bocah Berusia 5 Tahun Ini Dilarikan ke Rumah Sakit


Pelecehan itu terjadi saat umat Hindu merayakan festival Durga Puja di distrik timur-tengah Comilla, Rabu (13/10).

Kerumunan yang marah menyerang kuil-kuil Hindu dan bentrok dengan polisi, menewaskan sedikitnya enam orang, termasuk dua orang Hindu. Lebih dari 100 orang dilaporkan terluka.

Baca juga: Kisah Menginspirasi Langar Baba Chandigarh, Memberi Makan Ribuan Orang Lapar Sampai Kematiannya


35 candi Hindu di beberapa distrik, sebagian besar Comilla dan kota pelabuhan Chattogram, dilaporkan telah diserang.

Kepolisian Bangladesh mengatakan ada lebih dari 200 orang memukul dan menikam seorang anggota eksekutif komite kuil di kota selatan Begumgan hingga tewas.

Polisi sudah mengajukan 50 kasus, termasuk di ibu kota Dhaka, menuntut setidaknya 10.000 orang sehubungan dengan insiden tersebut. 

 


Informasi Anda Genggam


Loading...