Beda Nasib, Petugas Kebersihan Asal Inggris Ini Menangis Usai Bekerja 10 Hari di Indonesia

Fitrianto
Rabu, 20 Oktober 2021 | 19:04 WIB
Ahok.org R24/anto Ahok.org

RIAU24.COM -  Sosial media sekarang merupakan hal yang penting di dalam kehidupan masyarakat. Karena dapat memudahkan aktivitas manusia, baik dalam pekerjaan, sekolah, dan bisa di gunakan untuk hal lain yang berguna

Sosial media saat ini juga telah banyak tersaji yang bisa di akses, dan sosial media juga bisa di jadikan wadah untuk bisa menyalurkan inspirasi dalam membuat sebuah karya dalam bentuk digital. Dalam menggunakan sosmed harus benar benar pandai.

Dalam menggunakan sosial media kitab bisa dikenal banyak orang, baik itu dari hal yang positif maupun hal negative yang dilakukan baik sengaja ataupun tidak. Banyak ragam sosial media untuk kita berkreasi sepetii Instagram, Tiktok, Twitter, Facebook dan masih banyak lagi

Baca juga: Selain Debut di Busan, Film Penyalin Cahaya Borong 12 Piala Citra Di Festival Film Indonesia

Di sosial media juga bisa berbagi kisah dari yang mengharukan, mengenaskan, sebuah tragedi. Sosial media juga wadah juga tempat segala informasi terbaru atau terupdate.

Seperti yang beredar di sosial media Instagram dimana ada sebuah kejadian mengharukan dimana menceritakan ada seorang petugas kebersiphan asal Inggris yang menangis setelah mencoba kerja 10 hari di Indonesia

Sebuah documenter BBC tahun 2012 pernah menampilkan kehidupan kontras petugas kebeersihan di 2 negra berbeda. Wilbur Rmirez berasal dari London, Sementara Imam Syafi dari Jakarta. Di London, Wilbur memungut sampah dari 1600 rumah setiap harinya menaiki truk ini. 

Pekerjannya kian mudah karena warga sudah memisahkan sampah mereka. Wilbur juga digaji tinggi dari pekerja kotoran sehingga kehidupannya terjamin. Wilbur kemudian diterbangkan ke Jakarta, betapa terkejutnya ia melihat kondisi Imam yang berbeda 180 darajat dengannya. 

Bukan truk melainkan gerobak, Sampah juga dibiarkan emnumpuk karena tidak setiap hari truk pemungut datang. Selepas bekerja, Wilbur pulang kerumah Imam. Melihat kehidupan Imam yang kekurangan, Wilbur menangis sejadi-jadinya, ia kembali ke London dan menggalang dana untuk petugas kebersihan di Jakarta.

Postingan di sosial media Instgram yang menceritakan sebuah Kisah seorang petugas kebersihan asal Inggris yang menangis setelah mecoba kerja 10 hari di Indonesia ini dibagikan melalui akun sosial media Instagram milik @seputar.netizen (19/10/2021)

@dedi2583 :” Wah keren nih kalau ada film dokumenternya.. “

@irvanputra55 :” Orang lain peduli kepada negara kita tapi negara kita peduli kepada perut mereka sendiri “

@follback4827 :” Pantes fizi cita cita nya jd tukang sampah di luar negeri terjamin gaji nya “

Baca juga: Jalin Hubungan Beda Agama, Azriel Hermansyah Ungkap Keingian Ajak Kekasih Masuk Islam: Dia Khusyu Gitu

@steggner_74 :” Aku ngira yang di slide 1 di kanan itu Ricardo Milos “


Informasi Anda Genggam


Loading...