Mujahid 212 Sebut Prabowo Ditinggalkan, Sebut Dua Sosok Ini Untuk Jadi Capres dan Cawapres 2024

M. Iqbal
Kamis, 21 Oktober 2021 | 09:51 WIB
Mujahid 212, Damai Hari Lubis R24/ibl Mujahid 212, Damai Hari Lubis

RIAU24.COM Mujahid 212, Damai Hari Lubis mengatakan jika sosok Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sudah dilupakan mayoritas alumni Aksi 212.

Dilansir dari Rmol.id, alasannya kenapa Menteri Pertahanan RI itu dilapukan karena dianggap "melukai" Habib Rizieq Shihab dan para pengikutnya.

"Dia (Prabowo) sebenarnya sudah kami lupakan," kata dia, Kamis, 21 Oktober 2021.

Baca juga: Survei: Salah Satu Gubernur di Sumatera Ini Kalahkan Ridwan Kamil dan Ganjar Pranowo Soal Capres 2024, Siapa?

Di satu sisi, Damai menyadari bahwa Prabowo Subianto merupakan sosok yang memiliki bekal untuk bisa menjadi calon presiden. Di mana pencalonan tersebut membutuhkan ambang batas 20 persen jumlah kursi di parlemen. Sementara Gerindra merupakan partai pemilik 13,57 persen kursi di Senayan.

"Jadi tidak dapat dinafikan Prabowo memiliki kans sebagai capres dengan kebutuhan cukup menggandeng satu parpol saja agar terpenuhi presidential threshold," lanjutnya.

Meski demikian, Damai menyarankan agar Prabowo untuk melupakan ambisi menjadi capres dan mengutamakan kepentingan tanah air bangsa dan negara bangsa.

Alumni 212, sambungnya, akan tetap konsisten memberi dukungan lahir batin jika Prabowo hanya menjadi king maker. "Cukup menjadi king maker lalu menunjuk Anies Baswedan (non partisan) yang sukses menjadi Gubernur DKI," terang Damai.

Baca juga: Kepengurusan DPC PPP Pekanbaru Sudah Disetujui DPP, Zulkarnain: Kita Segera Konsolidasi Untuk Pemilu 2024

Sementara untuk bakal calon wakil presiden yang mendampingi Anies, Prabowo disarankan untuk menunjuk Wakil Ketua Umum Gerindra, Fadli Zon. Mantan Wakil Ketua DPR RI ini merupakan sosok yang tetap menunjukan solidaritas atau keakraban dengan organisasi PA 212 dan para simpatisan 212 serta pengikut beliau Habib Rizieq.

"Fadli Zon tetap memperlihatkan rasa hormat kepada Habib Rizieq serta masih menaruh empati kepada aktivis atau umat yang sedang atau tengah merasa terzalimi," kata dia lagi.

Namun begitu, semua saran tersebut pada akhirnya juga akan disesuaikan dengan instruksi resmi Habib Rizieq.


Informasi Anda Genggam


Loading...