Menu

Muak Dengan Kehidupan Di Kota, Keluarga Inggris Dengan Dua Anak Ini Pindah Ke Pulau Terpencil

Devi 26 Oct 2021, 08:58
Foto : IndiaTimes.com
Foto : IndiaTimes.com

href="//www.riau24.com">RIAU24.COM  -  Sementara tinggal di kota besar memiliki fasilitas seperti transportasi dan fasilitas medis, ada juga masalah polusi, mobil, orang, dan berbagai masalah yang perlu ditangani. Pada saat-saat seperti inilah Anda berharap bisa pergi ke tempat lain. 

Salah satu contohnya adalah sebuah keluarga dari Inggris yang meninggalkan Birmingham dan pergi ke sebuah pulau di mana hanya 320 orang tinggal dittempat itu, menurut TNN.

alt="Pulau" src="https://im.indiatimes.in/content/2021/Oct/1_61767bc13983e.JPG" />

Abdullah Khalid dan istrinya Mahwish bersama dengan 2 putranya yang masih kecil meninggalkan lingkungan di Yardley, Birmingham Timur. 

Mereka pindah ke pulau Shapinsay yang merupakan ujung paling utara Skotlandia dan berjarak lebih dari 900 km dari Inggris. 

Itu bukan langkah yang mudah karena mereka harus memulai dari awal sekali lagi. Mereka membeli 42 hektar dengan pantai pribadi seharga £ 125.000. Setelah itu, sebuah pondok tiga tempat tidur dibangun oleh mereka. 

Abdullah baru berusia 22 tahun dan dia telah membuat langkah ini. 

 

alt="Pulau" src="https://im.indiatimes.in/content/2021/Oct/2_61767be7e0e3c.JPG?w=725&h=406" />
 

Ayahnya, Mohammed mendukung keputusan tersebut.  “Anak kami yang berusia tiga tahun, Hashim, saat ini berada di pra-sekolah di pulau itu, dan dia adalah satu-satunya anak di sana. Dia memiliki dua guru untuk dirinya sendiri, ”kata Abdullah. 

"Semua orang di pulau itu luar biasa, dan saya dan istri saya telah membuka layanan kari pengiriman rumah yang disebut Shapinsay Spice. Segera kami berharap dapat membuka bisnis glamping di pulau itu," tambahnya saat berbicara kepada Birmingham Live.