Namibia Tangguhkan Penggunaan Sputnik V setelah Klaim Vaksin Buatan Rusia Itu Tingkatkan Risiko HIV

Amerita
Kamis, 28 Oktober 2021 | 13:35 WIB
ilustrasi R24/ame ilustrasi

RIAU24.COM - Namibia  menangguhkan penggunaan vaksin Sputnik V COVID-19 Rusia karena khawatir akan bernasib sama dengan Afrika Selatan.

Baca juga: 7 Kebiasaan Gaya Hidup yang Meningkatkan Risiko Kanker Serviks


Afrika Selatan tidak akan menyetujui Sputnik V karena takut vaksin tersebut dapat meningkatkan risiko infeksi HIV di antara laki-laki. 

Kementerian Kesehatan Namibia mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa menyusul keputusan Afrika Selatan, mereka juga menangguhkan, dengan segera, penggunaan suntikan.

Baca juga: Tak Hanya Psikologis, Ternyata Trauma juga Serang Fisik, Ini Penjelasannya


“Alasan penghentian pemberian vaksin dilakukan karena sangat berhati-hati bahwa laki-laki yang menerima Sputnik V mungkin berisiko lebih tinggi tertular HIV ketika terpapar itu,” katanya.

Namibia menerima sumbangan Serbia sebanyak 30.000 dosis Sputnik, kurang dari 120 telah disuntikkan sejauh ini.

Pusat Gamaleya Rusia, yang mengembangkan Sputnik V, mengatakan tuduhan tersebut, yang mengaitkan hubungan antara vaksin dan HIV, adalah tidak berdasar.

 


Informasi Anda Genggam


Loading...