IN DPO, Sofian Mengaku Hanya Sebagai Kurir Sabu Saat Diringkus

Dahari
Minggu, 31 Oktober 2021 | 14:17 WIB
Foto Net : ilustrasi R24/hari Foto Net : ilustrasi

RIAU24.COM -BENGKALIS - Saat itu, jelang H-1 hari sumpah pemuda Tim Opsnal Sat Res Narkoba Bengkalis menangkap seorang pemuda diduga terlibat tindak pindana penjualan narkoba jenis sabu diwilayah desa Talang Mandi kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis.

Tersangka  adalah Sofian Dwi Senah alias Fian bin Asli Safri (23) warga gang Buntu kecamatan Mandau. Barang bukti yang disita petugas sebanyak 6 paket sabu dengan berat 1,6 gram dan barang bukti lainnya.

Baca juga: Agar Tidak Ada Kekeliruan Saat Mendata BLT DD 22, Pemdes Pambang Pesisir Gandeng 50 Tim Relawan

Berawal informasi masyarakat sering terjadi transaksi narkoba di desa Talang Mandi pada Rabu lalu, pukul 16.00 Wib.

" Mendapat informasi tersebut, tim Sat Res Narkoba Polres Bengkalis lakukan lidik dan langsung melakukan penggerebekan tepatnya disebuah rumah jalan Damai gang Setia desa Talang Mandi kecamatan Mandau," ungkap Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan melalui Kasat Narkoba Iptu Toni Armando, Minggu 31 Oktober 2021.

Baca juga: Berikut Jadwal Pemungutan Suara Pemilu Dan Pilkada Serentak Tahun 2024

Hasil enggrebekan tersebut, tim melihat ada dua orang di dalam rumah. Saat itu, tersangka IN sempat lari dan petugas berhasil menangkap tersangka Sofian. Hasil penggeledahan di dalam rumah ditemukan 6 paket sabu, tas hitam isi pipet sabu dan plastik pack kosong 1 bungkus.

"Dari hasil interogasi sabu tersebut milik Sofian didapat dari IN (DPO) dan tersangka mengakui hanya kurir. Tersangka Sofian dikenakan pasal 114 (1) dan 112 ayat (1) UU RI no 35 tahun 2009. Dengan ancaman hukuman Pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda minimal 1 Miliar,"pungkasnya.

 


Informasi Anda Genggam


Loading...