Menu

Tak Lulus Sekolah, Mantan Aktor Terkenal Indonesia Ini Sukses Jadi Bos Cleaning Service di Australia

Rizka 1 Nov 2021, 15:49
google
google

RIAU24.COM -  Mantan artis sekaligus mantan VJ MTV tahun 2000-an, Alben Filindo Fabe kerap mondar-mandir di layar kaca sejak tahun 2005. Namun, ia pun memutuskan untuk pensiun dari dunia hiburan setelah mengalami kecelakaan di lokasi syuting.

Kini, Alblen tinggal di Australia sebagai seorang bos cleaning service. Ia hidup bahagia bersama dengan sang istri yang merupakan seorang akuntan keturunan Jerman, dan kedua anaknya. 

"Saya sama istri saya sudah (menikah) 17 tahun. Jadi bertemunya itu saya pernah di Australia untuk sekolah. Tapi sekolahnya enggak lulus. Jadi saya pulang (ke Indonesia), dia nya datang ke Indonesia. Ya dari situ berlanjut (hubungannya)," papar Alblen dikutip dari HaiBunda.

Usut punya usut, ternyata istri Alblen, Jessica, adalah seorang wanita keturunan Indonesia. Jessica memiliki darah campuran Jerman dan Jawa.

Alblen Filindo Fabe memutuskan untuk meninggalkan dunia hiburan dan hijrah ke Australia bersama keluarganya. Sebelumnya, ia sempat mengalami kecelakaan motor di lokasi syuting yang membuatnya tak bisa melupakan kejadian tersebut.

"Saya setelah kejadian itu (kecelakaan) memutuskan dan bilang ke istri, 'kayaknya kita pindah saja ke Australia'. Bukannya saya tidak berterima kasih dengan dunia entertainment, saya sangat berterima kasih karena sudah membesarkan nama saya dan sudah memberikan saya nafkah," jelasnya.

"Saya lebih berfikir, ini dunia entertainment untuk saya pribadi saat itu, kayaknya sudah cukup (berkarier). It's time to move on. Kayaknya sudah waktunya berkonsentrasi kepada keluarga saya. Karena pada saat itu anak saya Alicya baru lahir," sambung Alblen kemudian.

Saat pindah ke Australia, Alblen mengaku kesulitan mencari pekerjaan. Namun, kini ia berhasil menjadi seorang bos cleaning service yang sukses.

Sebelum menjadi seorang bos cleaning service, Alblen pernah menjajal berbagai pekerjaan di Australia. Ia pernah bekerja di sebuah warehouse bahkan menjadi seorang tukang cuci mobil.

Selama membangun bisnis, Alblen mengaku banyak menghadapi tantangan. Salah satunya adalah dalam hal mencari klien.

"Namanya memulai bisnis baru apalagi di negara baru tentu banyak tantangannya. Tantangan saya ini lebih ke mencari klien dan mencari pegawai," katanya.

"Mencari klien ini susah-susah gampang. Bisa dibilang untuk mencari klien besar kita harus mendekatkan diri dan apa saja yang bisa kita tawarkan untuk mereka," tambah Alblen.

Alblen sendiri mengaku kesulitan mencari pegawai karena Australia merupakan negara yang memiliki banyak budaya. Karena itu, banyak karakter pegawai yang belum pernah ia temui.