Menu

Tak Khawatir Soal Potensi Amerika Serikat dan China Perang, Joe Biden: Kami Mengharapkan Bermain Sesuai Aturan

Rizka 3 Nov 2021, 11:13
google
google

RIAU24.COM -  Perseteruan antara Amerika Serikat dan China terkait masalah Taiwan terus meningkat sejak era Presiden Donald Trump hingga Presiden Joe Biden. Sehingga, desas-desus yang beredar dua negara ini akan terlibat perang.

Presiden Amerika Serikat Joe Biden mengatakan tak khawatir dengan kemungkinan konflik bersenjata dengan China.

Biden mengatakan salah satu alasannya tidak khawatir adalah karena AS-China hanya saling berkompetisi bukan terlibat konflik. Biden mengaku hal itu telah ia tegaskan juga kepada Presiden Xi Jinping.

"Apa saya khawatir dengan potensi konflik bersenjata atau sesuatu yang tidak sengaja dengan China? Tidak, saya tidak khawatir," kata Biden dikutip dari CNNIndonesia.

Biden mengatakan dia akan menegaskan lagi relasi AS-China "ini adalah kompetisi, bukan konflik" ketika bertemu dengan Presiden Xi Jinping di kesempatan yang akan datang.

"Tidak ada alasan yang menjadikan (relasi AS-China) itu konflik. Tapi saya juga sudah mengisyaratkan kepadanya (Xi Jinping), jadi saya tidak segan mengatakannya secara terbuka bahwa kami mengharapkan (China) bermain sesuai aturan," kata Biden.

Biden menegaskan dia tidak sedang mencari konflik, dia juga tidak mengantisipasi akan ada konflik terbuka. Namun, Biden mewanti-wanti bahwa konflik yang tidak disengaja lebih buruk dari pada konflik yang direncanakan.

Ia juga menuding China tak mau terlibat atau menjauh dari aspirasi pemimpin dunia terkait perubahan iklim.

Sebab, Presiden Xi Jinping tidak menghadiri KTT PBB soal Perubahan Iklim COP26 di Glasgow kemarin. Padahal, China merupakan salah satu negara dengan emisi karbon terbesar dunia.

Kritik pedas itu Biden sampaikan juga kepada Presiden Rusia Vladimir Putin dan Arab Saudi yang tidak hadir dalam KTT COP26.

"Ini adalah kesalahan yang besar, sejujurnya, karena China tidak hadir. Seluruh mata dunia tertuju kepada China dan bertanya, nilai apa yang mereka berikan?" ucap Biden.

Para pejabat AS memperkirakan Xi Jinping bakal berjumpa dengan Joe Biden untuk pertama kalinya dalam Konferensi Tingkat Tinggi G20 di Roma, Italia. Namun, itu tidak terjadi.

"Fakta bahwa China mencoba untuk menegaskan diri sebagai pemimpin dunia bisa dimengerti, tapi sekarang tidak muncul, ayolah," kata Biden.