Tak Terima Dengan Peraturan Anak Laki-Laki Dilarang Gondrong, Siswa Ini Tuntut Sekolahnya

Fitrianto
Minggu, 07 November 2021 | 12:16 WIB
Suara.com R24/anto Suara.com

RIAU24.COM -  Sosial media sekarang merupakan hal yang penting di dalam kehidupan masyarakat. Karena dapat memudahkan aktivitas manusia, baik dalam pekerjaan, sekolah, dan bisa di gunakan untuk hal lain yang berguna

Sosial media saat ini juga telah banyak tersaji yang bisa di akses, dan sosial media juga bisa di jadikan wadah untuk bisa menyalurkan inspirasi dalam membuat sebuah karya dalam bentuk digital. Dalam menggunakan sosmed harus benar benar pandai.

Dalam menggunakan sosial media kitab bisa dikenal banyak orang, baik itu dari hal yang positif maupun hal negative yang dilakukan baik sengaja ataupun tidak. Banyak ragam sosial media untuk kita berkreasi sepetii Instagram, Tiktok, Twitter, Facebook dan masih banyak lagi

Baca juga: Studi Menunjukkan Mulai Berolahraga Di Usia Tua Ternyata Berefek Seperti Ini Bagi Sel Dalam Tubuh

Di sosial media juga bisa berbagi kisah dari yang mengharukan, mengenaskan, sebuah tragedi. Sosial media juga wadah juga tempat segala informasi terbaru atau terupdate.

Seperti yang beredar di sosial media Instagram dimana ada sebuah kejadian mengenai seorang siswa yang menuntut sekolahnya dikarenakan sekolahnya memiliki peraturan siswa laki-laki dilarang untuk mempunyai rambut panjang

Pejabat sekolah di Texas, Amerika menskors seorang anak laki-laki berusia 9 tahun selama sebulan, melarangnya istirahat, dan istirahat makan siang sebagai hukuman untuk berambut panjang.

Akibatnya, tujuh siswa kemudian menuntut sekolah atas kebijakan aturan berpakaian yang melarang anak laki-laki berambut panjang.

Siswa yang terdiri dari usia 7 hingga 17 tahun itu mengatakan kebijakan tersebut melanggar konstitusi undang-undang federal yang melarang diskriminasi jenis kelamin.

Distrik sekolah mengatakan pada hari Kamis (21/10) bahwa pihaknya sedang meninjau gugatan tersebut.

Baca juga: Putri Nurul Arifin Meninggal Mendadak, Frustasi Akibat Tak Bisa Bebas Selama Pandemi

Distrik Sekolah Independen Magnolia mengatakan bahwa pihak sekolah "menghormati berbagai sudut pandang, dan kami menghormati hak warga negara untuk mengadvokasi perubahan," kata juru bicara Denise Meyers dalam email ke media AS, dilansir dari BBC pada Jumat (22/10).

Menurut kebijakan aturan berpakaian sekolah itu, anak laki-laki tidak boleh memakai rambut di atas mata, melewati bagian bawah telinga, atau melewati bagian bawah kerah kemeja.

Menghadapi serangan balik musim panas ini, Magnolia membela kebijakan tersebut, dengan mengatakan itu "mencerminkan nilai-nilai komunitas kami secara luas".

Postingan di sosial media Instgram yang menjelaskan mengnenai sebuah kejadian mengenai seorang siswa yang tuntut sekolahnya ini dibagikan melalui akun sosial media Instagram milik @fyppedia (06/11/2021). Setkidaknya postinga tersebut telah mendapatkan sebanyak kurang lebih Seribu tanda suka

@haekalps :” Bilang aja, tinggal kuncir bu ???? “

@jono_twst :” Disini, apa yang di katakan oleh yang berseragam adalah kebenaran.???? “

@depth.68 :” Blm tau dia di indo “

zxc3

@krisyekrisna_ :”Apa kabar disini biasa wajib potongan 3 2 1 ???????????? “


Gondrong
Informasi Anda Genggam


Loading...