Kantor Parlemen Selandia Baru Dikepung Pengunjuk Rasa yang Protes Mandat Vaksin COVID-19

Amerita
Selasa, 09 November 2021 | 14:03 WIB
Gambar: Al Jazeera R24/ame Gambar: Al Jazeera

RIAU24.COM - Selandia Baru meningkatkan keamanan di parlemennya pada Selasa (9/11) ketika ribuan orang berkumpul untuk memprotes mandat vaksin COVID-19 pemerintah.

Baca juga: Mantan Bintang Liga Super Bryn Hargreaves Dilaporkan Hilang dan Tidak Terlihat Selama Dua Minggu


Sementara demonstrasi berlangsung damai, banyak demonstran terlihat memegang poster dengan tulisan "Kebebasan" seraya meneriakkan slogan-slogan untuk menuntut pemerintah membatalkan aturan wajib vaksin.

"Saya tidak akan dipaksa untuk melakukan sesuatu yang tidak saya inginkan di tubuh saya," kata seorang pengunjuk rasa di luar parlemen, dikutip dari CNA.

Baca juga: Heran Namanya Dipakai Ilmuwan untuk Namai Cacing Parasit, Jeff Daniels: Apakah Ada Kemiripan?


"Saya meminta (pemerintah) untuk mengembalikan 2018. Sesederhana itu. Saya ingin kebebasan saya kembali."

Selandia Baru berjuang melawan varian Delta yang sangat menular, memaksa Perdana Menteri Jacinda Ardern untuk beralih dari strategi eliminasi melalui penguncian ke vaksinasi.

Ardern akan mewajibkan guru, pekerja di sektor kesehatan, dan disabilitas, untuk divaksinasi sepenuhnya, dia menambahkan akan mengakhiri pembatasan hanya jika 90 persen populasi sudah divaksin.

"Perlakukan kami seperti manusia!" seru pemrotes lain ketika ditanya tentang sikap pemerintah tentang mandat vaksin.

"Saya di sini untuk kebebasan. Pemerintah, apa yang mereka lakukan, adalah anti-kebebasan."

 


Selandia Baru
Informasi Anda Genggam


Loading...