Ini Cara Jitu Firli Tutup Mulut Rapat-rapat Para Pengkritik KPK: Serahkan Rp255 Miliar Harta Koruptor Untuk Negara

Azhar
Rabu, 10 November 2021 | 07:06 WIB
Ketua KPK Firli Bahuri. Sumber: Internet R24/azhar Ketua KPK Firli Bahuri. Sumber: Internet
Bea Cukai

RIAU24.COM -  Ketua KPK Firli Bahuri menjawab kritikan pedas yang datang dari para pengkritik lembaga anti rasuah yang dipimpinnya itu.

Firli menjawabnya dengan menyerahkan barang rampasan koruptor dengan jumlah Rp255 miliar lebih selama 2021 dikutip dari rmol.id, Selasa, 9 November 2021.

"Boleh lah orang mengatakan KPK tidak punya prestasi, tapi ini bukti ada prestasinya," katanya.

Uang sebanyak itu dihasilkan setelah KPK melakukan penetapan status pengguna (PSP). Tambah Firli, aksi itu belum termasuk Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang didapat dari denda dan uang pengganti yang nilainya juga fantastis.

Baca juga: Deolipa eks Pengacara Bharada E Minta Bayaran Rp15 T ke Bareskrim, Ternyata Ini Maksud dan Tujuannya

KPK menyerahkan barang rampasan itu kepada lima instansi seperti Kejaksaan, Kementerian Keuangan (Kemenkeu), dan Kementerian Agama (Kemenag).

Lalu Komisi Pemilihan Umum (KPU), dan Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta dalam wujud kendaraan, tanah, dan bangunan.

Untuk penerima hibah Kemenkeu, berupa 3 unit kendaraan roda empat dengan taksiran nilai sebesar Rp1,2 miliar.

Penerima hibah Kejaksaan berupa sebidang tanah seluas 898,6 meter persegi beserta bangunannya seluas 310 meter persegi yang berlokasi di Tebet, Jakarta Selatan dengan nilai taksiran sebesar Rp14 miliar.

Baca juga: Kejagung Tunjuk 30 JPU Tangani Kasus Pembunuhan Berencana Ferdy Sambo

Penerima hibah Kemenag berupa dua bidang tanah seluas 3.262 meter persegi yang berlokasi di Madiun, Jawa Timur dengan nilai taksiran sebesar Rp6 miliar.

Penerima hibah KPU berupa sebidang tanah seluas 543 meter persegi beserta bangunan seluas 282,57 meter persegi yang berlokasi di Cempaka Putih Timur, Jakarta Pusat dengan nilai taksiran sebesar Rp8 miliar.

Penerima hibah Pemkot Yogyakarta berupa dua bidang tanah dengan luas total tanah 7.870 meter persegi yang berlokasi di Mantijeron, Kota Yogyakarta dengan nilai taksiran sebesar Rp55 miliar.


KPK Firli Bahuri
Informasi Anda Genggam


Loading...